Apa kabar semuanya? Maaf ya baru up ಥ╭╮ಥ aku sibuk sama kegiatan sekolah apalgi tugas²nya matematika aduhh stress sama itu. Sorry malah curhat.
----------------------------------------------------------
Happy reading 📖
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Cahaya pucat dari bulan sabit berkilau-kilau di rumput yang basah dan berkilat.
Sohyun berdiri, mendengarkan keadaan yang sunyi, berusaha menyingkirkan pikiran-pikiran mengerikan yang memenuhi benaknya sampai rasanya kepalanya seperti akan meledak.
"Taehyung kau dimana?"
Sohyun melintasi halaman rumah taehyung, kembali ke rumahnya.
Ia mendengar musik dan suara suara dari TV di ruang tengah. Ia bisa mendengar suara tawa si kembar di kamar mereka di atas.
Hantu, pikir Sohyun sambil menatap jendela jendela rumahnya yang terang, seperti mata yang bersinar menatapnya.
Hantu.
Aku tidak percaya ada hantu!
Pikiran itu membuat rasa takutnya berkurang sedikit. Tiba-tiba ia sadar tenggorokannya kering. Udara malam terasa panas dan lengket di kulit nya.
Ia teringat es krim lagi. Rasanya asik sekali pergi ke harder's, membeli es krim. Rasa Cookies and cream.
ia bergegas masuk ke rumah untuk memberitahu orang tuanya ia pergi ke kota. Di tengah jalan menuju ruangan kecil berdinding gelap, ia berhenti. Orangtuanya, yang bermandikan cahaya dari layar TV menatapnya.
"Ada apa, Sso?"
"Orang-orang disebelah, mereka tidak hidup,"
"Mereka hantu. Tahu kan mom dan Dad tentang taehyung, anak laki-laki seusiaku? Ia hantu. Aku tahu ia hantu! Dan ibunya—"
"Sohyun, tolong—kami sedang menonton TV," potong ayahnya sambil menunjuk TV dengan kaleng Coke yang dipegangnya.
"Kalian tidak percaya?,"
"Sohyun bu—bukan seperti itu sayang" suara itu, suara sang ibunda tercintanya. Suara yang sangat lembut .
"Tentu saja kalian tidak percaya. Siapa yang mau percaya dengan cerita gila seperti ini?"
Ia langsung menuju kamarnya, dikamar dikeluarkannya uang 3000 won dari dompet dan dimasukannya ke saku celana pendeknya. Lalu ia menyisir rambutnya, mengamati wajahnya di cermin.
Aku kelihatan baik-baik saja, tidak kelihatan seperti orang gila.
Ia turun dan segera berpamitan untuk pergi ke kota.
"Mom, Dad aku keluar sebentar ke kota beli es krim." Tanpa menunggu jawaban dari kedua orangtuanya, ia langsung berangkat.
Lampu jalanan yang tinggi dan bergaya kuno memancarkan cahaya bulat berwarna biru-putih di sepanjang jalan. Pepohonan, bergetar di angin semilir, bergemerisik di atas trotoar ketika Sohyun lewat di bawahnya.
Ketika sudah sampai di dekat kota, tiba-tiba ia merasa takut. Dipercepatnya langkahnya ketika melewati kantor pos, jendela-jendelanya kota sudah sepi, padahal belum pukul delapan. Tidak ada mobil lewat, tidak orang di jalan.
"Dasar kota kampungan!" gumamnya.
Dibelakang bank, ia berbelok ke jalan Elm. Harder's terletak di belokan berikut, ada contong es krim dari lampu neon besar berwarna merah di jendelanya, memancarkan cahaya merah ke trotoar.
Paling tidak Harder's masih buka sampai malam.
ketika berjalan mendekat dilihatnya pintu kaca depan toko kecil itu terbuka lebar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Are You Human?✔️
Mystère / Thriller"Taehyung-jangan lupakan aku!" Taehyung terlihat mengabur di suasana kelabu yang kabut. Bisakah taehyung mendengarnya? Bisakah taehyung mendengar panggilannya? Semoga. √ Sinopsisnya cukup segitu saja ya kalau kepo kelanjutannya bisa mampir😁 ✓ dan...
