[Budayakan vote coment dan follow]
.
.
.
.
.S
iap coment di setiap baris
Happy reading ❤️👋
Kantin sekolahan ramai oleh para siswa yang sedang istirahat. Bangku pojok kanan belakang berisi anggota geng Shaquile dan Lord, mereka sedang memakan baso Aci misterius.
Boci tersebut bukan lagi dimakan mentah, melainkan sudah dimasak oleh Mpok Mariah. Tidak ada pembicaraan dan tidak ada suara sedikitpun mereka makan bagaikan vampir kaku dan diam.
Brak..
Suara gebrakan meja didekat Clara membuat ia menoleh tanpa menunjukan rasa kagetnya.
"Kalian suka kan? Kalo suka berati hari ini Clara jalan sama gue." Iyah, itu adalah si tengil Bryan Keandrea.
"Iya enak," singkat Clara.
"Lo jalan sama gue," klaim Bryan.
"Hm" gumam Clara.
Keadaan hati Bryan kalian tau seperti apa? Seperti toko bunga.
Bryan pergi menuju teman-temanya dengan rasa bangga serta berbunga-bunga. Oh inikah yang disebut orang sedang jatuh cinta?
"Bryan kenapa sih? Kok kaya seneng banget?" Tanya Putri Utami___teman sekelas Bryan yang selalu dimanfaatkan kerajinannya dalam hal kebersihan untuk dijadikan babu kecombrang kelas.
"Engga papa" jawab Bryan lalu duduk, tapi sayang dicegah oleh putri, "bentar Bryan, jangan duduk dulu ini banyak kuman" nasihat Putri lalu mengelap kursi dengan tisu basah.
"Gustii!! Udah polos kaya bayi, logatnya kaya pembantu. Klop sekali anda jadi tukang babu kecombrang kelas" frustasi Bima___si badboy kelas
"Biimm!!" Kode Bryan agar Bima jika berkata jangan terlalu mulus kaya jalan tol.
Bryan menghadap kearah putri, lalu memegang tangan putri yang sedang mengelap kursi, "Putri!! Hidup memang harus bersih. Tapi tolong jangan terlalu lebay dalam kebersihan. Kalo kamu terus seperti ini, kamu ngga punya temen perempuan, mau?"
"Ngga masalah Bryan, aku punya temen laki-laki ngga papa ko. Bryan, Bima, dan Rudi udah aku anggap kaya temen perempuan kok" jawab putri dengan polos.
Disisi lain Rudi tersedak minumanya sendiri 'kaya temen perempuan?' Rudi dan Bima sudah geram sekali dengan polosnya Putri.
"Kaga usah ngadi-ngadi lu gue laki-laki, se enak jidat lu anggep gue kaya temen perempuan." Kesal Rudi.
"Bener, lama-lama gue pecat lu dari daftar temen gue" Bima ikut kesal.
"Lu berdua mulutnya pengin di geprek? Kasihan dia kaga punya temen, sabar aja ngadepin polosnya dia, lebih baik punya temen polos daripada pembohong" Bijak Bryan.
"Putri. Aku, Bima, dan Rudi, itu laki-laki. Setiap orang akan mempunyai kehidupan masing-masing. Aku, kamu, Bima, Rudi bukan satu golongan, kita bertiga laki-laki. Suatu saat kita akan punya istri dan kita ngga mungkin sedekat ini lagi."
"So!! Ubahlah sifatmu. Jangan terlalu baik, jangan terlalu polos, dan jangan terlalu lebay dalam kebersihan."
"Yaudah kalau gitu, kalian bertiga jangan nikah, biar tetep jadi sahabat aku" Santai Putri.

KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Merkurius dan Uranus
Romance[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] -plagiat minggir. -ngga suka tinggal hapus. -budayakan vote dan coment. _JANGAN NGEHUJAT DOANG, KALO ASLINYA ZONK ATAU NGGA BISA BERKARYA_ _HARGAI ORANG BERKARYA, BUKAN NGEHUJAT DAN MEMBUAT ORANG LAIN TERPURUK!!!_ Ini adalah...