[Budayakan vote, coment, dan follow]
.
.
.
.
.
Jangan terlalu baik dan jangan terlalu polos, karena orang jaman Sekarang itu pintar, pintar dalam membuli.Pagi ini nampak cerah, dan hawanya pun tak sedingin kemarin, bisa dibilang cukup hangat.
Huftt!!
Seperti biasanya Lord harus membangunkan putri yang malas, Alhamdulillah keberuntungan berada di sampingnya.
Sudah tidak ada lagi sponsor baju lekton, yang ada hanya bungkusan manusia dengan selimut, seperti korban mutilasi:v
"Burik ... Good morning, bangun coy hari Rabu nih, bukan hari libur!!" Teriak Lord seperti menggunakan toa masjid.
Bukhh...
Sial!! Niat baik disambut dengan kejahatan, bantal putih tersebut dilempar oleh Clara sehingga mengenai muka ganteng Lord.
"Bangun asu!!" Sungut Lord.
"Gue males banget, pagi ini anget buat tidur!!" Gumam Clara tak jelas karena pipinya tertekan oleh bantal.
Lord menarik tubuh Clara yang lemas bagai mahluk tak bernyawa, menariknya ke lantai lalu memutar tubuhnya bagai boneka. Untung saja tempat tidur Clara hanya sebatas kasur lantai, jadi Lord tidak perlu menjatuhkanya, lalu menggelindingkan nya bagai tong minyak eceran.
Lord sampai geleng-geleng tak percaya, sampai di puter-puter pun tak ada niatan membuka mata, lalu menguap. Matanya benar-benar terpejam.
Oke, Lord harus mengeluarkan ancaman andalannya, karena dia sudah lelah dengan membangunkan Clara dengan cara bercanda.
"Oke, gue turun kebawah. Kalo bangun, jangan ngarep lo liat motor lo jadi jelek" ucap Lord mengambil ancang-ancang untuk pergi, lalu merampas kunci yang berada di dekat meja.
Clara tetap diam dan pura-pura tidur pulas, Lord geram karena tidak ada tanda-tanda gerakan mata Clara, dengan sengaja dia menghentak-hentakan kakinya dengan keras, lalu menutup pintu kamar dengan keras.
Lord benar-benar gila, Clara melototkan matanya tak percaya, Lord benar-benar turun, sedetik kemudian Clara berteriak sekencang mungkin, "Oppa Subang!! Jangan nyentuh motor gue!! Kalo ngga gue tabok tuh muka!!!"
Disisi lain Lord tersenyum bangga karena mampu melemahkan pertahanan Clara. Sebenarnya lord hanyan melangkah 5 kaki, namun dia berjalan ditempat agar terlihat benar-benar pergi.
Ceklek...
Pintu kamar Clara dibuka, menampakan seorang gadis berwajah lesu, dan rambut yang berantakan. "Ngapain lo disitu? Katanya mau rombak motor gue?" Tanya Clara, menguap dan menggaruk-garuk rambutnya.
"Jadi di ijinin nih buat rombak motor lo? Yaudah gue otw" Lord meledek Clara dengan berjalan lambat, lalu memutar-mutarkan kunci motornya.
"Stop!!! Ia gue mandi!!! Jangan macem-macem gue gampar lo!!" Teriak Clara kesal. Wajahnya sudah tidak menyembul dari pintu.
Clara kembali menyembulkan kepalanya kembali, "Oppa Subang!? Loe jangan makan disini, ngabisin beras stok dirumah!!" Canda Clara, wajahnya sudah fres karena menggoda Lord adalah sebuah hobi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Antara Merkurius dan Uranus
Romance[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] -plagiat minggir. -ngga suka tinggal hapus. -budayakan vote dan coment. _JANGAN NGEHUJAT DOANG, KALO ASLINYA ZONK ATAU NGGA BISA BERKARYA_ _HARGAI ORANG BERKARYA, BUKAN NGEHUJAT DAN MEMBUAT ORANG LAIN TERPURUK!!!_ Ini adalah...