Hei, tenanglah
Jangan risau
Biarkan rindu menunjukan eksistensi-nya
Biarkan dunia mengetahuinya
Jangan menahannya
Biarkan ia bebas
Luapkanlah jika itu membuatmu tenang
Kau tidak sendiri
Masih ada aku di sini
Siap menampung semua keluh kesahmu
Menangislah
Jangan menjadi sosok tegar di hadapanku
Keluarkan segalanya
Setidaknya, itu bisa mengurangi sesakmu
Menangislah
Lalu, hapus kembali air matamu saat sesak di dada telah berkurang
Setelahnya, bangkitlah kembali
Percayalah, tak ada yang tak mungkin
Jika memang dia bukan untukmu, biarlah
Masih banyak kebahagiaan lainnya yang menantimu di ujung jalan sana
Teruslah melangkah
Nikmati udara sekitar yang kau lalui
Berbahagialah
Setidaknya, dia pun akan ikut merasakan bahagiamu
Sudahkah aku bilang?
Jangan risau
Semua akan baik-baik saja
Kuningan, 21 September 2020
-Aquila
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Aquila
PoetryAku membenci keramaian Bukan berarti menyukai sunyi 《Announcement⚠⚠ Tanggal yang tertera di akhir tulisan bukan merupakan tanggal publish, tetapi tanggal saya membuat kata-kata tersebut》 Start : 12 April 2020 Finish : - Simple Cover by Canva Origina...
