Teruntuk rintik hujan yang mengunjungiku sore ini
Biarkan aku rehat sejenak
Menghilang bersama senja yang bersembunyi di balik jingganya garis horizon
Aku terlalu lelah dengan semuanya
Dengan peran yang terus kumainkan tanpa keinginanku sendiri
Aku terlalu lemah untuk bisa terus bertahan
Dari rasa sakit yang semesta ciptakan
Kau tak bisa menahanku, memintaku untuk tetap tinggal
Karena aku tengah berbicara, bukan meminta izin
Kau boleh mengira aku jahat, tak memiliki perasaan
Menyalahkan semesta atas apa yang tidak dilakukannya
Aku tak peduli
Anggap saja aku egois, karena itu memang kenyataannya
Aku hanya membutuhkan sesuatu untuk kusalahkan
Biarlah
Aku tak akan terlalu memikirkannya
Yang kulakukan saat ini hanyalah beristirahat sejenak
Menghilang dari kejamnya dunia
Menikmati kesunyian yang semesta berikan untukku
Bersiap untuk pertempuran yang sebenarnya
Untuk menghadapi rasa sakit yang mungkin akan lebih menyesakkan dari saat ini
Kuningan, 26 Maret 2020
-Aquila
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Aquila
PoetryAku membenci keramaian Bukan berarti menyukai sunyi 《Announcement⚠⚠ Tanggal yang tertera di akhir tulisan bukan merupakan tanggal publish, tetapi tanggal saya membuat kata-kata tersebut》 Start : 12 April 2020 Finish : - Simple Cover by Canva Origina...
