{5}

40.7K 2.3K 169
                                        

MAAF JIKA ADA TYPO
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK

AUTHOR.
______________________________________

Dena bangun pagi seperti biasanya,,dia tak ingin siska marah dan mengasarinya lagi

Hari ini dena bakal jualan kue lagi karena hampir seminggu dia tak berjualan

Setelah membuat kue dia memasak saat memasak

"Woi,,bersihin kamar gue sekarang" suruh sinta

"Dena kan lagi masak kak" ucap dena

"Kalo gue bilang sekarang ya S E K A R A N G" tekan sinta

"Iya kak" ucap dena lalu mematikan kompor dan berjalan menuju kamar sinta

Sinta yang melihat dena sudah masuk kamarnya,,sinta menambahkan banyak garam di masakan dena

"Beres" ucap sinta tersenyum kemenangan

Lalu tak lama dena turun dan melanjutkan masaknya,dena tak mencicipi masakan karena tadi sebelum sinta keluar dan menyuruhnya sudah ia cicipi dan rasanya pas
Dena menghidangkan masakannya di meja makan
Lalu siska turun dengan keadaan rapi
Mereka makan seperti biasa tapi tidak dengan dena,,dia sedang membereskan dapur,lagipula dia tak pernah sarapan,dia akan membawa bekal

Brak

Siska menggebrak meja makan membuat dena terkejut lalu menghampirinya

"APA-APAAN KAU INI,MASAKAN TAK ENAK SEPERTI INI KAU HIDANGKAN,DASAR ANAK TAK TAU DIRI" bentak siska

Plak

Siska menampar dena dengan sangat kencang membuat dena agak bergeser ke samping

"Kau makan saja masakan SAMPAH mu ini" ucap siska tapi dia malah menyiramkan sayur bayam yang masih panas itu ke tubuh dena

Byur

Setelah menyiram dena siska mengambil gelas dan melemparnya ke arah dena

Prang

Gelas pecah dan ada serpihan kaca menancap di kening dena
Dena hanya diam, biasanya dia akan memohon ampun tapi sekarang tidak dia hanya diam dan menundukkan kepala sambil meratapi nasib

Siska keluar dengan keadaan kesal dan dia membanting pintu utama

Sinta?dia tersenyum kemenangan,rencananya berhasil

"Sukurin" ucap sinta lalu menendang tubuh dena

Sinta pergi dengan membanting pintu sama seperti ibunya

"Ya allah dena gak kuat,,sakit" lirih dena

Dena mencoba berdiri,dia berhasil,,dia berjalan dengan berhati-hati menahan pusing yang menyerangnya

Dena keluar bermaksud meminta pertolongan siapa tau ada yang lewat dan melihatnya

Masih dengan seragam lengkap,dena menuju pintu utama dan dia melihat coachnya yang memang rumahnya dekat dan mungkin coachnya itu sedang jogging

BABY GIRL [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang