Malam tragedi itu, selalu bersarang di kepala jenius sang Nara, bagaimana ia menemukan seluruh klannya terkapar tak bernyawa. Darah segar membanjiri district tempat tinggal klan terjenius di desa konaha, hanya seorang Shikamaru satu-satunya klan yan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hampir tiga minggu para shinobi konoha berada di desa gelombang guna memantau pembangunan jembatan desa itu, dan hampir tiga minggu itu pula belum ada tanda-tanda penyerangan lanjutan dari pihak musuh. Kalau seandainya tiga atau empat hari masih belum ada tanda-tanda musuh maka pembangunan akan selsai tidak kurang dari satu minggu. Tim 10 bahkan lebih banyak bersantai dan mengisi waktu sembari bermain shogi di malam hari dan di siang hari mereka akan berjaga-jaga di sekitar tempat pembangunan. Sementara tim 7 siang hari akan di latih dengan sangat ketat oleh Kakashi mengingat mereka begitu jauh berada di bawah tim yang latih Asuma.
Asuma sebenarnya tidak benar-benar melatih mereka, karena memang mereka yang berada di tim geninnya bukanlan shinobi sembarangan, Shino sendiri meski dia tehitung pemula, tapi dia dengan cepat beradaptasi dengan teman-temannya. Shino sendiri dalam beberapa bulan berada di tim 10, ia dapat memanipulasi serangga-serangganya dengan berbagai macam tehnik itupun berkat pelatihan yang di ajarkan Naruto dalam hal penjinakan racun, dan berbagai serangan ninjutsu. Sementara taijutsu, Shino lebih banyak di poles oleh Asuma. Shikamaru? Ia hanya menatap langit dan tidur di saat teman-temannya latihan. Shikamaru lebih banyak melatih kontrol cakranya dalam jutsu bayangan agar bayangannya bisa ia modifikasi menjadi beberapa pecahan jutsu.
Seperti malam ini, gelak tawa memenuhi salah satu ruangan di penginapan desa gelombang. Tim 10 memang memilih untuk menginap di luar, mengingat ada banyak hal yang harus mereka bahas secara pribadi. Kapan saja serangga yang di tinggalkan oleh Shino di konoha dapat memeberi mereka informasi tambahan, informasi dari serangga-serangga itu sangat berguna untuk menyusun strategi.
"Minna, ada hal penting yang ingin aku sampaikan!" Naruto, Shikamaru dan Asuma sekarang berfokus pada Shino yang memasang wajah serius.
"Aku sudah mengetahui beberapa dalang dari pembantaian pada klan Uzumaki dan Nara, mereka adalah sama, mereka ingin menghancurkan klan-klan yang tidak berpihak pada kudeta yang akan mereka lakukan. Keberadaan Shikamaru dan Naruto sudah bocor sampai ke tingkat dewan dan tetua, mungkin saat ini Tsunade-sama sedang menggalami kendala menghadapi para tetua. Tapi, kita patut bersyukur mereka tidak mengetahui tentang apapun kemampuan dari Naruto maupun Shikamaru, namun tidak ada salahnya kita juga berjaga-jaga akan kemungkinan terburuk nanti setelah kita kembali ke desa, ada rumor yang aku dapatkan, akan ada pergerakan di ujian Chunin yang akan datang, kau tahu kapan ujian Chunin akan di laksanakan Sensei?" Mata Shino kini mengarah pada Asuma yang sedang berpikir.
Asuma mengusap dagunya sebentar sebelum ia menjawab, "Mungkin dua atau tiga bulan dari sekarang, sebelum berangkat ke sini para jonin pembimbing di panggil oleh godaime untuk memastikan kesiapan para geninnya. Tapi, kepastian akan di selenggarakannya ujian konoha masih menunggu keputusan dari Sunagakure di karenakan mereka akan ikut serta dalam ujian kali ini dengan beberapa desa shinobi lainnya."
"Begitu yah, baiklah kita hanya perlu berada sepuluh langkah di depan mereka nanti. Shino, tolong terus pantau perkembangan mereka." mata Shikamaru kini menatap Naruto, tangannya mengusap lembut surai pirang itu, "Aku ingin kau tidak terbawa emosi saat waktunya tiba, aku tahu kau kuat, tapi emosi bisa saja membuatmu kalah, kita di sini melawan orang-orang licik, mereka licik maka kita harus 100 kali lebih licik dari mereka!"