Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~Happy reading~
Membuka pintu kamar, Sakura langsung menuju kamar mandi untuk melakukan ritualnya sebelum tidur. Selesai membersihkan wajah, tangan serta kakinya. Ia pun melangkah menuju kasur.
Tak ada aktivitas lain setelah ini, Sakura lelah tubuhnya meminta untuk segera di istirahatkan.
Ia merebahkan diri, menarik selimut untuk membaluti tubuhnya dari sensasi dingin yang kini terasa.
Jika ditanya dimana Sasuke, lelaki itu sedang sibuk diruang tengah. Entah apa yang ia lakukan, mungkin sekedar memeriksa gulungan-gulungannya.
Waktu kini sudah menunjukan pukul 21.00 malam, Sakura mulai memejamkan matanya mencoba menidurkan diri.
Ceklek...
Pintu kamar terbuka, Sasuke masuk dan berjalan menuju nakas kecil dipojok ruangan. Menaruh rapi gulungan-gulungannya, ia lalu menutup laci nakas dan melangkah menghampiri Sakura.
Sasuke tersenyum tipis, memandangi wajah istrinya yang sudah tertidur pulas. Cantik, tetap manis walaupun sudah memejamkan mata.
Sasuke mendudukan dirinya, bersandar pada kepala ranjang dengan mata yang terus memandangi Sakura. Rasanya ia tak pernah bosan melakukan hal ini, ia selalu suka selalu mau jika harus terus memandangi Sakura.
"Selamat malam, Tsuma."
Cup!
"Selamat malam juga, Anata."
Kedua manik hitam Sasuke seketika membelalak kaget disaat mendengar suara itu, ia melepaskan kecupannya pada kening Sakura. Langsung memalingkan wajah untuk mengontrol ekspresi.
Apa-apaan ini, ia kira Sakura sudah tertidur.
Sakura terkekeh geli, merasa lucu melihat raut keterkejutan Sasuke barusan. Gemas!
"Sasuke-kun."
Sasuke menoleh, menatap datar kearah Sakura. "Tidak usah tertawa, itu tidak lucu."
Sakura mengulum senyum, menahan tawa mendengar ucapan Sasuke. Terdengar ketus memang, Sakura tahu pasti suaminya itu sedang kesal padanya.
"Ah, kau merajuk." tekan Sakura pada pinggang Sasuke. Posisi mereka masih seperti awal, Sakura yang nyaman rebahan dan Sasuke yang duduk bersandar dengan wajah yang kini mengarah kesamping.
"Maafkan aku, aku hanya bercanda."
"Kenapa kau belum tidur? Ini sudah malam, tidurlah." Sasuke akhirnya menoleh lagi, menatap lekat kearah Sakura.