Mimpi

6.4K 596 51
                                        

~Happy reading~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~Happy reading~

Dua hari kemudian...

Tak di rasa hari ini hampir seharian penuh Sakura melaksanakan tugasnya di Rumah Sakit. Ia begitu sibuk dengan berbagai operasi yang dijadwalkan. Tak hanya itu para pasien juga laporan-laporan diruangannya tak luput membebaninya.

Sesaat Sakura merebahkan tubuhnya diatas kasur. Mencari posisi ternyaman untuk tidurnya. Tak ada aktivitas lain selain ini kecuali beristirahat, mengumpulkan cukup energi untuk esok hari.

Perlahan Sakura memejamkan matanya, tak memperdulikan jika seseorang yang biasanya menempati tempat tidur disampingnya ini sekarang tidak ada. Ia tak menghiraukan lelaki yang sedang berada dilantai bawah. Entahlah, Sakura sudah sangat lelah. Ia ingin cepat beristirahat dan segera tidur adalah pilihan yang tepat untuk itu.

Tak berselang lama, pintu kamar seketika dibuka oleh seseorang yang tak lain adalah Sasuke yang sudah selesai dengan kegiatannya. Mengarahkan pandangan yang langsung disambut oleh keadaan kamar yang remang-remang. Aa, minim cahaya karena hanya lampu tidur saja yang menyala sementara lampu utama sudah dimatikan terlebih dahulu.

Sasuke menutup pintu kamar pelan, berusaha tak menimbulkan kebisingan sedikit pun karena ia tahu sang pemilik kamar saat ini sudah terbaring nyaman diatas kasur. Ia berjalan menuju kamar mandi sesaat sebelumnya melirik Sakura.

Sasuke tahu jika istrinya itu kelelahan dan mungkin bisa dibilang sangat-sangat kelelahan. Ia menghembus nafasnya berat kala mengingat kekeras kepalaan Sakura. Jujur, ia kasian dan sudah memperingati istrinya itu untuk seperlunya saja ketika menjalankan tugasnya di Rumah Sakit. Tapi begitulah, Sakura selalu berkata jika semuanya akan baik-baik saja.

Memang Sasuke tahu kalau istrinya itu bukan wanita lemah, fisiknya kuat tapi ya tetap saja ia khawatir akan kemungkinan sesuatu yang buruk bisa terjadi.

Sasuke memutar knop pintu kamar mandi, mencuci tangan serta kaki sebentar lalu setelah selesai ia keluar dan menuju ranjang turut merebahkan diri. Ditatapnya Sakura yang disampingnya sudah tertidur pulas. Terdengar dari hembusan nafasnya yang teratur, Sasuke dapat menyimpulkan hal itu.

Ia terdiam cukup lama, sesaat merapihkan anak rambut Sakura yang menutupi sebagian wajahnya. Menyelipkannya kebelakang telinga lalu tersenyum tipis seraya berkata. "Selamat tidur, Sakura."


~o0o~


Konoha pukul 13.00 siang

Seusai makan siang bersama, seperti biasa Sakura lalu mencuci piring dibantu oleh Sarada yang bertugas mengelapnya. Kedua ibu dan anak itu selalu kompak dalam hal pekerjaan rumah, terlihat akur dan saling bekerjasama.

"Oh ya, Ma. Tadi pagi aku bertemu dengan Bibi Ino. Dia bilang dia mau ke rumah kita hari ini." ucap Sarada dan Sakura menolehkan kepalanya.

"Benarkah?" tanyanya yang diangguki oleh Sarada.

Uchiha Family✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang