Sasufemnaru

310 26 2
                                        

Sepulangnya dari rumah Tsunade, Sasuke pulang dalam keadaan mencak-mencak.

"Berhenti jadi anak manja dan jangan perlihatkan raut wajahmu yang buruk itu",omel Madara melihat cucunya kek orang kesurupan.

"Jii-san",gumam Sasuke langsung mematung di tempat.

"Madara, ucapanmu terlalu menohok meski benar",balas Hashirama melihat cucunya diomeli Madara.

"Iya kan Sasuke?",tanya balik Hashirama meminta jawaban ke Sasuke.

"Hn",gumam Sasuke kesal.

"Hashirama, meski kau bilang begitu padaku tapi kau tetap mengatai cucumu sendiri ya",ucap Madara membuat Hashirama berkedip-kedip lucu,"benarkah demikian?" tanya Hashirama polos dengan menunjuk dirinya sendiri.

Madara pun menjawab dengan anggukan,"begitukah?" ucap Hashirama bingung sendiri.

"Ya, setidaknya tidak terus terang sepertiku",gumam Madara pada Hashirama yang kebingungan.

'Are? Kapan aku mengejek Sasuke? Itukan memang kenyataannya',pikir Hashirama heran.

Sementara Naruto yang merasa dipanggil pun bersin seketika,"dingin" gumam Naruto segera memakai pakaian hangat milik anikinya.

Kembali ke Sasuke di kamarnya.

"Ck, apa yang harus kulakukan untuk dapat bertemu dengannya?",gumam Sasuke dengan ekspresi di tekuk.

"Aku akan menghubunginya",gumam Sasuke segera mengeluarkan ponselnya.

'Ck, bodohnya aku. Aku bahkan tidak menyimpan nomornya sementara nomor asing yang kuhubungi ada banyak',pikir Sasuke kesal.

"Nomor temannya",gumam Sasuke ketika dirinya lagi-lagi menyadari jika dirinya bahkan tidak tahu siapa saja teman kekasihnya itu.

"Aku akan ke apartemennya saja",gumam Sasuke mengingat jika kekasihnya itu pernah berbicara panjang lebar padanya jika ia punya apartemen cadangan.

Sasuke kemudian mengingat-ingat apa yang diucapkan kekasihnya hari itu tapi gagal karena apa yang diingat Sasuke hanyalah wajah gadis-gadis cantik nan seksi.

"Aku akan ke? Ck harusnya waktu itu aku tidak sibuk kencan dengan gadis-gadis lain dan menolak ajakannya untuk datang berkunjung ke apartemen cadangannya itu",gumam Sasuke kalang kabut.

"Aku akan datang ke apar-te..men utama? Dimana apartemennya hari itu, kalau tidak salah ada di Jalan Menawan tapi arah mana?",ucap Sasuke merasa pusing sendiri.

"ARGH, BAGAIMANA CARAKU MENGHUBUNGI DAN MENEMUINYA JIKA AKU SENDIRI TIDAK TAHU APAPUN TENTANGNYA KECUALI ALAMAT RUMAH NENEKNYA SAJA?!",teriak Sasuke sangat kesal.

'Alamat rumah neneknya saja aku ingat karena Jii-san sering mengajakku berkunjung kesana',pikir Sasuke menutup wajahnya dengan kedua tangan.

***

"Hadiah premiumku kapan datang ya? Aniki lama sekali perjalanan bisnisnya, ah aku bosan",ucap Naruto sembari menggembungkan kedua pipinya tak sabar.

Naruto pun keluar dari kamarnya dan menemukan ayahnya tengah berbicara santai dengan ibunya.

"Ne tou-san kaa-san, apa aniki ada memberi pesan pada kalian?",tanya Naruto  manja.

"Tidak, memangnya ada apa?",tanya Minato heran.

"Aniki ada janji membawakanku hadiah saat pulang",ucap Naruto menggenggam tangannya malu-malu.

"Hm, dua bulan lagi Naruto pulang. Kau tunggu saja",ucap Minato pada putrinya yang langsung lesu seketika.

"Selama itu tou-san?",tanya Naruto dengan kedua mata berkaca-kaca ingin menangis.

"Hiks, hadiah premiumku datangnya akan lama huaaaaaaaaaa, hiks hadiah premiumku, hadiah premiumku",tangis Naruto pecah seketika. Begitu juga gambadan kesenangan ketika dia mendapatkan hadiah dari anikinya langsung pecah begitu saja.

"Sayang, jangan nangis. Hadiahmu pasti datang tepat waktu",ucap Kushina resah sendiri.

"Benarkah?",tanya Naruto dengan mata yang berkaca-kaca.

"Tentu saja anikimu pasti akan datang membawa hadiah untukmu tapi hadiah apa yang akan anikimu berikan? Apa Naru sudah tahu?",tanya Minato setelah meminum kopi susunya.

Naruto pun menggeleng-gelengkan kepalanya lambat lalu pupil matanya seketika membesar,"Huaaaaaaa hadiah premiumku hadiah premiumku hiks hiks hiks had-iah pre-mium huaaaaa hadiah premiumku hadiah premiumku" tangis Naruto pun kembali pecah.

"Mi.Na.To",ucap Kushina murka dan memandang suaminya tajam.

"Ha-ha-ha, gomen ne Naru-chan tou-san tidak sengaja",cengir Minato seketika salah tingkah.

"Tou-san hadiah premiumku",ucap Naruto masih menangis.


😶👍😳😳 Event dimulai, up ketujuh selesai.

Disini hujan petir.. sekarang

Minggu, 18 Oktober 2020 18:45

My Choice {Slow Update}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang