NS/Nfs/Nfn

200 23 2
                                        

Note:
Naruto cowok/kakak/Naruto
Naruto cewek/adik/Naruto
Sasuke cewek/?/Sasuke
Sasuke cowok/?/Sasuke

Ini hanya berlaku jika keduanya ada dalam satu Chap bersamaan.

*****

'Ini tetap masih lucu melihat dia malah membawaku bukan imoutoku',pikir Naruto ingin terkekeh geli.

Memandang Sasuke yang nampak masih kelelahan padahal sudah ia gendong, Naruto tak habis akal.

"Sasuke-kun ingin menghabiskan waktu bersamaku dimana?",tanya Naruto ala-ala Naruto. Sang adik tercinta.

"Hah? Kau benar-benar aneh. Apa kepalamu kepentok batu?",terka Sasuke heran.

Naruto hanya tersenyum ala kadarnya,'dia masih belum sadar jika dia salah menarik orang ya?' pikir Naruto merasa mantan adiknya itu sedikit lucu.

Melihat Naruto yang masih diam menunggu jawaban darinya, Sasuke pun akhirnya berucap,"aku tidak punya waktu tapi apa boleh buat jika kau memaksa."

"Ternyata kau tidak mau, baiklah, aku tidak akan memaksa",ucap Naruto sembari tersenyum.

"Hah?"

Naruto pun hanya menanggapinya dengan tersenyum lalu berbalik pergi.

'Sekarang aku tidak harus menghabiskan waktu bersama seseorang yang telah menyakiti imoutoku',pikir Naruto segera berlari kembali ke rumahnya.

*****

"Sasuke... Bagaimana sudah ketemu Narutonya?",tanya Mikoto mendadak tersenyum sembari mendatangi Sasuke.

Sasuke yang tadinya senang mendadak menjadi kesal dengan pertanyaan kaa-sannya,'Naruto lagi, Naruto lagi, bagaimana caraku bisa lepas dari perjodohan ini?' pikir Sasuke muak.

"Sasuke?",panggil Mikoto karena putri kesayangannya nampak melamunkan sesuatu.

"I-iya, kaa-san. Naruto sedang sibuk, aku tidak ingin mengganggunya",ucap Sasuke memberi alasan.

"Oh ya? Ini tidak bisa dibiarkan, kaa-san akan menghubungi Naruto untukmu",ucap Mikoto setelahnya.

Sasuke pun mengedip-ngedipkan matanya, melihat keteguhan hati kaa-sannya yang kekeh ingin ia bertemu Naruto hari ini juga.

"Tidak perlu, kaa-san. Setelah urusannya selesai, Naruto akan datang menemuiku",balas Sasuke pada akhirnya sembari berpura-pura tersenyum.

"Benarkah? Syukurlah, kaa-san tenang sekarang",balas Mikoto sembari berdiri dan berjalan ke arah pintu kamar Sasuke.

Selepas kaa-sannya pergi, Sasuke buru-buru membuka ponsel dan menghubungi Naruto.

Disisi lain Naruto yang nampak berkeringat sehabis berlari, baru saja akan masuk ke dalam kamar untuk mandi.

"Sasuke? ...Tadi Sasuke yang itu, sekarang Sasuke yang ini",gumam Naruto kembali menaruh kembali handuknya ke kasur.

"Kenapa?"

"Datang ke rumah secepatnya!",ucap Sasuke dengan nada memerintah secara tiba-tiba.

"...Buat apa?"

"Datang aja, kaa-sanku menunggumu"

"...Nanti deh"

"Aku maunya sekarang"

"Nggak bisa, badanku bau, mau mandi"

"...Iya mandilah, nanti jangan datang ke rumah dengan badan bau"

Setelah panggilan terputus, Naruto langsung masuk ke kamar mandi dengan sebuah handuk di bahu kanannya.

"Cerewet dan selalu seenaknya. Itulah Sasuke", komentar Naruto membuka shower dan air mengucur keluar membasahi seluruh tubuh Naruto.

Sehabis mandi, Naruto langsung berpakaian dan pergi dengan menggunakan mobil.

"Aniki?",panggil Naruto bingung.

"Hn? Kenapa?"

"Aniki mau kemana?"

"Ke rumah teman sebentar. Imouto mau aniki belikan sesuatu?"

Naruto pun menggeleng dan Naruto pun mengelus rambut imoutonya sebelum melangkah pergi.

'Sepertinya aniki terburu-buru. Pasti sesuatu yang penting',pikir Naruto sebelum berbalik pergi dan melangkah menuju kamarnya.

Sementara itu di tengah perjalanan, Naruto kembali dihubungi Sasuke. Naruto akhirnya memutuskan untuk menepikan mobilnya di pinggir jalan.

"Apa?"

"Kau tidak usah datang"

"Hah?"

Panggilan pun terputus, Naruto menatap layar ponselnya yang sudah tidak menyala dengan datar.




Rabu, 21 April 2021
16:21

My Choice {Slow Update}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang