Narufemsasu

342 31 0
                                        

PERHATIAN BAGI DI BAWAH UMUR 18+ ATAU 21+ HARAP JANGAN MEMBACANYA JIKA TAK INGIN MENYESAL. Sekian Terima kasih.






















































Sekarang Sasuke sedang sangat kesal karena tidak diperbolehkan keluar rumah oleh ayahnya kecuali ada Naruto yang menjaganya. Masalahnya sudah tiga bulan lebih mereka tidak saling bertemu dan ayahnya menyadari hal itu hingga merasa curiga.

'ponselku bahkan disita bagaimana caranya aku menghubungi Naruto? Huft, nomornya pun aku tak punya',pikir Sasuke kesal sendiri. Padahal dirinya sudah janjian akan balap motor dengan teman-teman segengnya.

Sasuke memanglah seorang perempuan tomboi jadi tak heran jika ia tak bisa lepas dari keseruan yang biasanya dia lakukan secara liar itu.
Sasuke menatap kamarnya bete padahal baru saja beberapa jam lalu kamar itu dipenuhi dengan pembalap motor terkenal favoritnya, Miya Anata namanya.

"Cih, Miya-kun aku bahkan tak bisa melihat fotomu sekarang. AHHH menyebalkan sekali, tou-san sampai menyita poster-poster berhargaku",omel Sasuke pada Fugaku sang ayah yang seenaknya.

"Hanya tanda tanganmulah yang bisa menenangkanku Miya-kun? 'deg' Ah, aku tidak bisa bertemu langsung dengannya juga hari ini",gumam Sasuke mengingat jika hari ini teman segengnya juga mengundang Miya Anata.

Sasuke kembali mengingat pertemuan pertamanya pada Miya Anata di hari perlombaan balap liar.

"Aku ingin tanda tanganmu",ucap Sasuke tepat ketika Miya selesai balapan dan akan turun dari motornya.

"Hm? Baiklah",balas Miya dengan dengan senyum manisnya.

'Heh? Lihatlah tubuhnya yang menawan itu, pasti akan sangat indah saat dia dibawahku',pikir Miya sembari menandatangi sapu tangan Sasuke.

"Sudah",balas Miya menatap bibir cantik Sasuke.

Miya pun tersenyum puas dan menggandeng pundak Sasuke hingga orang lain di sekitarnya pun merasa cemburu pada Sasuke.

"Ne, siapa namamu? Kau ada waktu?",tanya Miya dengan tatapan binalnya pada Sasuke.

"Sasuke, aku ada waktu",balas Sasuke cepat saking senangnya dengan tanda tangan Miya.

"Bagaimana jika kita jalan-jalan?",ajak Miya memegang pinggang ramping Sasuke.

"Hm",Sasuke mengangguk senang.

Keduanya pun segera berangkat ke dalam sebuah bar di sebuah gang sepi dan terpencil. Miya yang membawa Sasuke ke bar itu sementara Sasuke hanya menurut saja.

Sesampainya di bar itu, Sasuke tidak menyadari sekitarnya karena terlalu fokus pada Miya. Bar yang saat ini Sasuke kunjungi sebenarnya adalah bar yang berisi ajang untuk seks bebas.

Saat Miya berhasil menemukan tempat sepi yang sebenarnya juga berisi  kamar khusus, Miya langsung menggandeng Sasuke ke dalam dan memesankan minuman favoritnya untuk diberikan ke Sasuke.

"Sasuke, apa kau suka disini?",tanya Miya tersenyum melihat Sasuke yang hanya mengangguk bahkan tanpa mau melihat ke sekelilingnya kemudian meneguk habis minuman pesanan Miya.

'Berputar-putar, aku pusing',pikir Sasuke setengah sadar.

"Sasuke? Gomen bisakah kau minum ini lagi? Aku sudah tidak sanggup lagi meminumnya",ucap Miya tahu jika alkohol pemberiannya berkadar sangat tinggi.

"Tentu",balas Sasuke langsung meneguk habis minuman-minuman pemberian Miya. Alkohol kali ini adalah alkohol dengan kadar yang berkualitas sangat tinggi dan premium. Hanya pelanggan khusus yang bisa membelinya terutama jika dia adalah pelanggan tetap disana.

Dengan sedikit kesadaran yang masih tersisa, yang Sasuke sadari saat itu adalah pakaian yang dipakainya tiba-tiba basah tapi itupun sudah tidak dapat mengatur tubuh dan pikirannya lagi.

"Aku menumpahkannya",gumam Miya pelan lalu menjilati telinga Sasuke seduktif dan menyentuh kemaluan Sasuke dengan menggoda. Ia berniat melonggarkan sesuatu di bawah dengan minuman yang sudah tumpah ke tubuh Sasuke.

Miya melihat segelas minuman pesanannya yang masih tersisa dan menuangkannya ke bawah,'ini akan jadi hidangan yang lezat' pikir Miya lalu membaringkan Sasuke dan mulai meraba sesuatu ke bawah dengan lidahnya.

Hingga pada titik terakhir sebelum Miya akan mulai membenamkan diri ke dalam Sasuke, pintu di dobrak secara kasar. Saat itu juga Miya langsung panik dengan wajah memucat.

"..Aku tahu kau akan kesini lagi dan masuk ke kamar ini. Kali ini siapa lagi yang jadi sasaranmu HAH? DASAR BEDEBAH. Kalian tunggu apalagi, bereskan dia",perintah pemuda pirang pada orang-orang bawahannya.

Pemuda pirang itu pun masuk ke kamar itu lebih dalam untuk mendekati wanita yang kira-kira lebih muda darinya,'sepertinya aku pernah melihat gadis ini' pikir pemuda pirang itu.

"Ah? Dia Sasuke kan? Hm, sepertinya benar",gumam pemuda pirang itu memandang seorang wanita di hadapannya yang kini sudah berantakan dengan pakaian berceceran.

Pemuda itu lantas membersihkan Sasuke yang kelihatannya ketumpahan minuman ke kamar mandi yang rupanya ada disana lalu membersihkannya sebersih mungkin setelah itu memakaikannya pakaian ganti dan membawanya pergi dengan mobil.

Sesampainya di rumah Sasuke, pemuda itu lantas langsung membawa Sasuke masuk setelah mengetuk pintu dan di persilahkan masuk.

"Permisi, Tuan Nyonya, saya menemukannya di sebuah bar terpencil dan ingin memulangkannya",ucap pemuda itu begitu bertemu dengan orang tua Sasuke setelah sebelumnya  dipersilahkan masuk karena rupanya orang tua Sasuke mengenal pemuda pirang itu.

"Arigatou tapi bisakah kau jelaskan apa yang terjadi?",tanya Mikoto sang ibu.

Mengangguk singkat, pemuda itu pun menceritakan semuanya apa yang ia ketahui,"sungguh mulia hatimu" puji Fugaku tahu jika putra sahabatnya itu memang tidak pernah berbohong menyangkut keselamatan seseorang.

"Arigatou, kalau begitu saya akan pergi",pamit pemuda itu.

Begitu pemuda itu pergi...

"Anata, haruskah kita mulai itu sekarang supaya putri kita bisa dijaga dengan baik oleh seseorang?",tanya Mikoto dan Fugaku pun mengangguk setuju.

"Rencanamu memang bagus, ayo kita jodohkan mereka segera",balas Fugaku.

Itulah sebenarnya awal mula Naruto bertemu Sasuke meski sejak pingsan hingga kembali sadar, Sasuke sama sekali tidak mengingat apapun tentang kejadian pahit yang hampir menjeratnya.

"Dimana sih dia? Aku jadi tidak bisa bertemu Miya-kun",tanya Sasuke kembali mengomel.

Malam itu sebenarnya adalah malam dimana Miya Anata menghembuskan nafas terakhir jadi Sasuke tidak akan pernah bisa bertemu Miya-kun yang di idolakannya lagi.





✋✋✋👉 Event dimulai, up kesebelas selesai.

19 Oktober 2020
20:40

My Choice {Slow Update}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang