Tawuran antar dua sekolah, terus berlangsung sore ini. Namun Taehyung, sudah tak sanggup menghadapi lagi. Sekujur tubuhnya penuh luka. Dan saat ingin kembali memukul, ia lebih dulu terhantam balok kayu, di bagian punggungnya. Membuatnya terjerembab ke tanah. Sedangkan si pelaku, langsung melarikan diri.
Yang lain juga membubarkan diri, karena menjelang sore. Taehyung berusaha berdiri. Dengan langkah tertatih-tatih, ia mencoba melangkah. Namun baru dua langkah, pandangannya mengabur. Dan sebelum menghantam tanah, ada seseorang yang berhasil menahannya. Dan kemudian menggelap.
---skip>>>
_@Seoul Hospital_
Jimin dan Jungkook berlarian, di lorong rumah sakit. Setelah dapat kabar, dari Jaehyun. Ia dan Yugyeom, membawa Taehyung ke tempat ini. Mereka sampai, di dalam ruangan VVIP.
"Yugyeom, Jaehyun !! bagaimana ia bisa seperti ini ??" tanya Jungkook. Ia pandangi wajah terlelap Taehyung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wajahnya begitu pucat. Sangat menyedihkan. Bahkan Jimin sampai menangis tertahan.
"Begini tuan dan nyonya. Dari hasil pemeriksaan. Anak itu diketahui, sudah mengidap little sejak usia 14 tahun," jelas Yugyeom.
"Selain itu. Saat ini, ia sudah melewati masa kritisnya. Kita hanya perlu menunggunya sadar," tambah Jaehyun.
"Lalu, bagaimana dengan ayah kandungnya ??" tanya Jimin.
"Begini nyonya. Tuan Kim sudah mendekam di penjara. Dengan dakwaan atas tuduhan pembunuhan, judi, bahkan pelecehan," jelas Yugyeom.
"Itu berita bagus. Dengan begitu, aku akan ambil hak asuh anaknya," ucap Jungkook serius.
Jimin tersenyum senang mendengarnya. Ia pandangi lagi wajah Taehyung.
"Eunghh...h-hikss...mma...hikss...hikss," Taehyung tersadar dan menangis.
Segera Jungkook menekan tombol, di samping ranjang. Tak lama, dokter dan seorang suster datang, lalu memeriksanya.
Taehyung tampak kesakitan. Sang dokter selesai memeriksa. Sedangkan suster mencatat yang dokter jelaskan.
"Uisa. Apakah ia baik-baik saja ??" tanya Jungkook.
"Tuan jangan khawatir !! kondisinya berangsur membaik, saat ini. Hanya tinggal pemulihan saja. Dan sore nanti, sudah bisa pulang," jelas sang dokter.
"Ye, kamsahamnidauisa," ucap Jimin.
"Sama-sama nyonya. Kami permisi,"
Dokter itu segera meninggalkan ruangan, disusul sang suster.
"Ppa !! ppa !!" Taehyung yang dalam mode little, memanggil-manggil Jungkook.
Dengan senyuman lembutnya, Jungkook mendekat. Mengecup kening si little.
"Sayang. Appa berbicara dengan siapa ini ??" tanya Jungkook dengan sabar.
"Tim Tata, hihihi," jawabnya disertai senyum kotak, yang begitu lucu.
"Lalu, berapa umur Tata ??" tanya Jimin.
"Uwa !! yeay !!"
"Aigopintarnya !!" ucap Jungkook.
---skip>>>
Sore harinya. Kondisi si little, sudah membaik. Ia segera dibawa pulang, untuk tinggal di mansion Jeon.
"Mma !! mma !! nom nom !!" pinta Taehyung.
"Baiklah, akan eomma buatkan. Tata bersama appa dulu !!" ucap Jimin.
Jimin menuju dapur. Sedangkan Jungkook menggendong Taehyung, ala koala. Diajaknya berkeliling, di dalam mansion.