~ Ch 4 : Awal Pertemuan ~

2.1K 159 13
                                        

Tawuran  antar  dua  sekolah, terus  berlangsung  sore  ini. Namun  Taehyung, sudah  tak  sanggup  menghadapi  lagi. Sekujur  tubuhnya  penuh  luka. Dan  saat  ingin  kembali  memukul, ia  lebih  dulu  terhantam  balok  kayu, di  bagian  punggungnya. Membuatnya  terjerembab  ke  tanah. Sedangkan  si  pelaku, langsung  melarikan  diri.

Yang  lain  juga  membubarkan  diri, karena  menjelang  sore. Taehyung  berusaha  berdiri. Dengan  langkah  tertatih-tatih, ia  mencoba  melangkah. Namun  baru  dua  langkah, pandangannya  mengabur. Dan  sebelum  menghantam  tanah, ada  seseorang  yang  berhasil  menahannya. Dan  kemudian  menggelap.

---skip>>>

_@Seoul  Hospital_

Jimin  dan  Jungkook  berlarian, di  lorong  rumah  sakit. Setelah  dapat  kabar, dari  Jaehyun. Ia  dan  Yugyeom, membawa  Taehyung  ke  tempat  ini. Mereka  sampai, di  dalam  ruangan  VVIP.

"Yugyeom, Jaehyun !! bagaimana  ia  bisa  seperti  ini ??" tanya  Jungkook. Ia  pandangi  wajah  terlelap  Taehyung.

 Ia  pandangi  wajah  terlelap  Taehyung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Wajahnya  begitu  pucat. Sangat  menyedihkan. Bahkan  Jimin  sampai  menangis  tertahan.

"Begini  tuan  dan  nyonya. Dari  hasil  pemeriksaan. Anak  itu  diketahui, sudah  mengidap  little  sejak  usia  14  tahun," jelas  Yugyeom.

"Selain  itu. Saat  ini, ia  sudah  melewati  masa  kritisnya. Kita  hanya  perlu  menunggunya  sadar," tambah  Jaehyun.

"Lalu, bagaimana  dengan  ayah  kandungnya ??" tanya  Jimin.

"Begini  nyonya. Tuan  Kim  sudah  mendekam  di  penjara. Dengan  dakwaan  atas  tuduhan  pembunuhan, judi, bahkan  pelecehan," jelas  Yugyeom.

"Itu  berita  bagus. Dengan  begitu, aku  akan  ambil  hak  asuh  anaknya," ucap  Jungkook  serius.

Jimin  tersenyum  senang  mendengarnya. Ia  pandangi  lagi  wajah  Taehyung.

"Eunghh...h-hikss...mma...hikss...hikss," Taehyung  tersadar  dan  menangis.

Segera  Jungkook  menekan  tombol, di  samping  ranjang. Tak  lama, dokter  dan  seorang  suster  datang, lalu  memeriksanya.

Taehyung  tampak  kesakitan. Sang  dokter  selesai  memeriksa. Sedangkan  suster  mencatat  yang  dokter  jelaskan.

"Uisa. Apakah  ia  baik-baik  saja ??" tanya  Jungkook.

"Tuan  jangan  khawatir !! kondisinya  berangsur  membaik, saat  ini. Hanya  tinggal  pemulihan  saja. Dan  sore  nanti, sudah  bisa  pulang," jelas  sang  dokter.

"Ye, kamsahamnida  uisa," ucap  Jimin.

"Sama-sama  nyonya. Kami  permisi,"

Dokter  itu  segera  meninggalkan  ruangan, disusul  sang  suster.

"Ppa !! ppa !!" Taehyung  yang  dalam  mode  little, memanggil-manggil  Jungkook.

Dengan  senyuman  lembutnya, Jungkook  mendekat. Mengecup  kening  si  little.

"Sayang. Appa  berbicara  dengan  siapa  ini ??" tanya  Jungkook  dengan  sabar.

"Tim  Tata, hihihi," jawabnya  disertai  senyum  kotak, yang  begitu  lucu.

"Lalu, berapa  umur  Tata ??" tanya  Jimin.

"Uwa !! yeay !!"

"Aigo  pintarnya !!" ucap  Jungkook.

---skip>>>

Sore  harinya. Kondisi  si  little, sudah  membaik. Ia  segera  dibawa  pulang, untuk  tinggal  di  mansion  Jeon.

"Mma !! mma !! nom  nom !!" pinta  Taehyung.

"Baiklah, akan  eomma  buatkan. Tata  bersama  appa  dulu !!" ucap  Jimin.

Jimin  menuju  dapur. Sedangkan  Jungkook  menggendong  Taehyung, ala  koala. Diajaknya  berkeliling, di  dalam  mansion.

Tbc..

My  Little  SonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang