Si kecil, masih menyedot botol susunya, dengan rakus. Tangisnya baru saja mereda. Penyebabnya karena, keningnya terantuk tembok, cukup kencang. Membuatnya menangis keras, tanpa henti. Hingga berhasil ditenangkan oleh Jungkook. Bahkan wajahnya masih sembab, bekas menangis.
"Syukurlah, akhirnya tangisnya berhenti juga," ucap Jimin. Mengelus surai sang anak. Taehyung bersandar pada dada ayahnya. Masih menyesap susu kesukaannya. Kedua matanya pun tampak sayu, seperti sudah mengantuk. Ini sudah siang, dan memang jam tidurnya.
"Biar aku yang menimangnya," ucap Jungkook.
Perlahan bangun dari duduknya. Lalu menggendong Taehyung ala koala. Menggoyangkan tubuhnya, kanan dan kiri bergantian. Taehyung semakin mendusalkan wajahnya.
Jimin merapikan big crib, tempat tidur putra mereka. Menggantinya dengan sprei baru. Dirasa sudah benar-benar tertidur. Jungkook dengan hati-hati membaringkannya. Mengganti dot yang kosong, dengan pacifier.
"Kookie. Aku takut," Tatapan Jimin, terpaku pada Taehyung.
"Ada apa sweetheart ??" tanya Jungkook. Mengajak istrinya keluar kamar. Berpindah ke kamar mereka.
Tak lupa, Jungkook menutup pintu kamar. Mereka duduk di tepi ranjang. Bawa Jimin dalam dekapan.
"Aku sangat sayang padanya. Aku takut jika Taehyung kembali normal, ia pergi meninggalkan kita. Aku tak ingin itu terjadi," ucap Jimin.
Jungkook semakin eratkan pelukan. Bubuhi kecupan di kening kesayangan. Ia sendiri pun merasakan hal yang sama. Sudah lama, mereka mendambakan seorang anak.
Jungkook mengajak Jimin, untuk langsung beristirahat. Karena memang, Jimin seharian ini pasti lelah, menjaga putra mereka itu.
Tbc..
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Son
FanficUsaha keras sepasang suami istri, dalam mendapatkan seorang anak yang diinginkan.
