-; Mencoba Menerima

1.7K 331 16
                                        

! jangan lupa vote & comment !

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

! jangan lupa vote & comment !

Doyoung lagi berdiri di depan rumahnya selama 15 menit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Doyoung lagi berdiri di depan rumahnya selama 15 menit. Dia ragu mau masuk apa nggak.

Setelah memantapkan hatinya, dia buka pager rumahnya dan parkirin motornya di garasi.

Doyoung ketok pintu rumahnya, nunggu dibukain. Dia lagi gugup banget, selama dua bulan lebih ngilang dari peradaban.

"Siaー"

"Doyoung?! Nak, mama kangen sama kamu!" Nayeon memeluk Doyoung dengan erat.

Doyoung juga sebenernya kangen banget sama mamanya, mau gimana pun dia tetep mamanya yang ngerawat dia dari kecil.

"Abang juga kangen mama.." Cicit Doyoung kemudian membalas pelukan sang mama.

"Hiksー maaf, maafin mama hiksー"

"Sstt, udah ma. Kita masuk aja dulu yuk? Abang cape berdiri."

Kemudian mereka berdua masuk ke dalam rumah, Doyoung bener-bener rindu rumahnya.

"Kamu mau minum? Mau mama bikinin apa?"

Doyoung ketawa pelan, "Ma, emangnya abang tamu?"

"Kali aja kamu mau minum, bilang aja biar mama buatin ya?"

Memilih buat ngangguk, "Iyaudah, abang mau es teh anget ya ma."

"Bang, es teh mana ada yang anget?"

"Oh iya, hehe. Teh anget aja ma."

Setelah Nayeon pergi ke dapur buat bikin minuman, Doyoung ngalihin pandangannya ke meja, ada undangan.

Doyoung ambil undangannya satu, terus dia baca.

Bang Chanyeol & Park Nayeon

"Nahh, ini miー"

Nayeon liat Doyoung megang undangan pernikahannya, buru-buru Nayeon taro gelas teh angetnya Doyoung di meja, kemudian duduk di sebelah Doyoung.

Dia genggam tangan Doyoung, ngebuat undangan yang dipegang jatoh ke bawah.

"Maafin mama! Maaf, tapi mama gak bisa lepasin dia. Mama cinta sama dia.." Ucap Nayeon sambil berderai air mata.

Doyoung ngebuang mukanya ngeliat ke arah lain, "Papa? Adek?"

Nayeon ngernyitin dahinya bingung.

"Papa sama adek gimana? Apa mereka setuju?" Tanya Doyoung.

Nayeon nunduk dan ngangguk pelan, "Iya.. papamu dan adekmu setuju.."

"Hhh, yaudah mau gimana lagi? Mau abang nolak sekeras apapun, kalian tetep bakal nikah kan?"

"Maafin mama hiksー"

"Engga ma, abang yang minta maaf.. Maaf karena udah kasar sama mama. Mulai sekarang, abang bakal coba buat nerima semua ini.." Ucap Doyoung sambil meluk sang mama.

Mau sekeras apapun Doyoung nolak, pada akhirnya takdir nggak berpihak pada Doyoung.

Mau sekeras apapun Doyoung nolak, pada akhirnya takdir nggak berpihak pada Doyoung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hi fellas!

Nguenggg, satu chapter lagi selesai (. ❛ ᴗ ❛.)

Aks sayang kalian, tolong jangan puji aks kalo mereka karam ( ꈍᴗꈍ)

Papay! <3

sadboy | dodam ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang