Tinta Pertama Untuknya

Tinta Pertama Untuknya

  • WpView
    LECTURAS 1,425
  • WpVote
    Votos 111
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 29, 2024
"Jangan beri hati kamu sama seseorang yang hati nya sudah lelah." Secarik kisah tentang Nona manis Yogyakarta dan Pemuda Tampan Jakarta. Ibarat kata, bertemu orang tepat namun di waktu yang salah. Sejuta terimakasih teruntuk Adipa. Serta sejuta terimakasih pula teruntuk Yogyakarta, telah mempersilahkan dirinya menjadi asmaraloka mereka meski hanya menjadi harsa nandikara sementara. Hadirnya Adipa di buana merupakan sempena bagi mereka, terutama teruntuk Aira yang kehilangan malaikat tak bersayap nya. Sosoknya akan terus terkenang baik di dalam kalbu. Aksara ini Aira persembahkan sebagai bentuk terimakasihnya. Agar nantinya pemilik nama Naufal Pradipa Arshakalif akan menjadi amerta melalui pena tinta hitam Aira.
Todos los derechos reservados
#511
pertemanan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Empty | 00L NCT Dream
  • Yogyakarta Mendarah
  • Aseano Samudra [End]
  • Our greatest world Papa chap.2
  • KARAFERNELIA
  • WAKE UP, LOVE (TAMAT)
  • Serupa Asing, Sepenuh Saudara
  • Our Emergency Calls

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido