A Falah sudah kembali ke pondok ,namun nampaknya dia sedang sibuk mempersiapkan sidang. Dan Hasna pun nampaknya dia juga sedang sibuk,setiap hari pasti ada tugas sekolah.....
Waktu itu di sepertiga malam, Hasna bangun untuk melaksanakan sholat tahajjud.
Dalam lantunan doanya,Hasna selipkan doa untuk A Falah
" Ya Rabb,berikan kemudahan kepada A Falah dalam melaksanakan sidang , berikan kesehatan kepadanya Ya Rabb, jauhkanlah dia dari segala macam marabahaya dan penyakit, jadikanlah dia orang yang sukses dunia dan akhirat. " lirih Hasna dalam doanya.
" Aamiin 🤲🏻 " ucap Hasna
***
Suatu hari para santri mendapat kabar dari umi,bahwa A Falah lulus dan yang lebih membanggakannya lagi A Falah lulus sebagai wisudawan terbaik.
Semua santri bangga mendengar kabar itu,terutama Hasna dia sangat bangga kepada A Falah,namun Hasna mencoba bersikap biasa saja.
***
Beberapa hari setelah acara wisuda A Falah ,para santri mendapat kabar lagi dari umi,bahwa A Falah akan keluar dari pondok tapi keputusan ini masih di pertimbangkan lagi oleh A Falah. Karena A Falah merasa sangat nyaman berada disini,beliau sangat berat untuk meninggalkan pondok ini,tapi satu sisi beliau juga dikasih tanggungjawab oleh keluarganya untuk menyekolahkan adik-adiknya otomatis beliau harus berjuang lebih keras lagi. Ini benar-benar keputusan yang sangat sulit untuk beliau.
Setelah mendengar kabar bahwa A Falah akan keluar dari pondok,para santri kelihatannya kaget,mereka tidak mau kalau A Falah keluar dari pondok karena mereka sudah nyaman ketika belajar dengan A Falah,pembawaan A Falah yang tenang membuat mereka mudah untuk memahami. Bahkan pembelajaran A Falah adalah pembelajaran yang paling mereka tunggu-tunggu.
Selain itu para santri juga,sudah menganggap A Falah sebagai Kakak mereka sendiri,makanya mereka kelihatan sedih ketika mendengar kabar itu.
Bagaimana dengan Hasna. Kelihatannya dia sedih,tapi dia mencoba bersikap biasa saja,padahal dia tidak mau adanya perpisahan dalam pertemuan dia dengan A Falah,tapi semua ini skenario Allah.
Hasna hanya bisa berdoa,yang terbaik untuk A Falah.
###
Keadaan asrama santriwati sebelum tidur.
" Kata umi,A Falah mau keluar di pondok ya?"
Tanya Dina (Teman seasrama Hasna)
" Iya, gimana atuh,kita kan udah nyaman belajar sama A Falah,gak rela banget A Falah keluar" Jawab Ayu ( Teman seasrama Hasna juga)
"Iya Iih,gimana kalau nanti kita bilang saja ke A Falah,jangan keluar,kita masih butuh A Falah untuk ngajarin kita" Kata Rina
"Boleh,tapi kita juga gak bisa paksa A Falah untuk tetap ada disini,A Falah tau mana yang terbaik untuk A Falah,kita doain aja yang terbaik " Kata Hasna
"Nahh betul banget teh Hasna, yaudah sekarang kita tidur aja ,sudah malam takutnya besok kesiangan" Kata Dina sambil pergi untuk mematikan lampu. Dan para santri pun tidur setelah berbincang-bincang tentang A Falah .
###
SKIP
Keadaan sore hari di pesantren
Nampaknya para santri sedang rapat untuk kegiatan mabit anak SD yang akan di laksanakan 4 hari lagi,rapat di pimpin oleh A Falah,tapi ada yang aneh A Falah tidak mau jadi panitia mabit,karena dia akan pergi katanya.
Para santri pun sudah kebagian tugasnya masing-masing,termasuk Hasna dia kebagian tugas sebagai Bendahara dan seksi konsumsi.
Akhirnya rapat pun selesai,semua santri kembali ke asrama nya karena sudah pukul 17.00 untuk beres-beres dan mempersiapkan diri untuk kajian malam nanti.
###
Keesokan Harinya
Para santri melakukan kegiatan seperti biasanya, beres-beres lalu siap-siap untuk berangkat ke sekolah.
**
Keadaan sore menuju malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Skenario Allah
Ficção Adolescente"Bertemu dan bisa mengenalmu adalah sebuah takdir. Dan mengagumimu adalah sebuah fitrah. Namun semua ini belum pernah terpikir sedikit pun dalam benakku." _Hasna Ini cerita tentang seorang santriwati yang kagum terhadap seseorang yang baru dia kenal...
