Chapter 5

5.5K 494 8
                                        

Cerita ini hanyalah fiksi. Semua yang ada di cerita ini murni karangan author tanpa melibatkan sejarah manapun.

 Semua yang ada di cerita ini murni karangan author tanpa melibatkan sejarah manapun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🌹🌹🌹

"Huft, bosan sekali." Desah Liwei.
Sejak tadi dirinya hanya bersantai membaca novel di gazebo yang berada di taman kediamannya.

Terhitung sudah 5 hari dia tidak melakukan apapun. Hanya bersantai membaca novel kesukaannya. Liwei malas keluar kediamannya, apalagi setelah terjadi sedikit insiden dengan putri Lixia. Memang sih dia tidak terluka, tapi tetap saja Tuan Putri Manja itu berusaha mengganggunya setiap ada kesempatan, dan itu cukup merepotkan. Dirinya sangat malas berurusan dengan mereka dan berbasa-basi.

"Sudah cukup! Aku perlu melakukan sesuatu!" Gumam Liwei sembari meletakkan novel yang telah selesai dibaca itu pada meja kecil dihadapannya. Liwei menopang dagu merenung, memikirkan apa yang mesti dilakukannya.

Memang sih membaca novel dan bersantai mengasyikkan tapi Liwei butuh sesuatu yang lebih menyenangkan.

Tiba-tiba sebuah ide terlintas di otaknya.

"Nuan, Nuwa kemarilah!" Panggil Liwei pada pelayan kembarnya. Dirinya sangat bersemangat sekarang.

"Iya Permaisuri. Apa anda membutuhkan sesuatu?" Tanya Nuan setelah berada dihadapan Permaisuri.

Permaisuri segera mendekat pada Nuan dan Nuwa, membisikkan sesuatu yang dipikirkannya.

Kedua pelayan kembar itu hanya mengangguk menanggapi rencana Permaisuri.

"Nuwa, segera laksanakan perintahku! Sedangkan Nuan, temani aku ke perpustakaan, bacaanku sudah habis." Seru Liwei pada dua gadis itu.

Nuwa segera memberi salam dan pergi melaksanakan perintah junjungannya.

Sedangkan Liwei segera beranjak dan bergegas ke perpustakaan bersama Nuan.

*********

*Pertemuan Dewan Istana*

Brak...

"Sebenarnya, apa saja yang kalian LAKUKAN selama ini?!" Bentak Kaisar marah terhadap para Menteri dan Pejabat Istana yang hadir.

"Sudah 1 tahun! Dan kalian masih belum bisa menyelesaikan masalah ini?" Lanjutnya lagi dengan amarah yang masih memuncak.

Bagaimana bisa bawahannya tidak becus seperti ini?

"Yang Mulia, saya mohon tenangkan diri anda." Mohon Menteri Su pada Kaisar. Menteri Su adalah ayah dari selir agung Yihua, yang menjabat sebagai menteri Keuangan.

Become a Lazy EmpressTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang