19. Memory [End]

3.2K 242 29
                                        






Hay! Aku kembali

Terima kasih telah membaca ff ini, aku sangat terharu sekali, karena kalian mau membaca ff ku ini, jangan lupa untuk mampir ke work ku yang lain.



Warning typo bertebaran!!!









Happy Reading 💜💜💜






















Teriakan kesakitan menggema dimana-mana, membuat omega manis itu ketakutan, takut untuk sekedar keluar melihat apa yang terjadi. Karena ia sudah mati-matian bersembunyi dengan tubuh penuh luka.

Tapi tangisan seorang bayi di sekitarnya membuatnya sadar, ada yang harus ia selamatkan. Dengan waspada omega manis itu berjalan mencari sumber suara, terkejut mendapati seseorang yang ia kenal.


"Seulgi Noona!!"


Omega itu berlari sedikit tertatih mendekati tubuh yang tergeletak itu. Mendengar ada yang memanggilnya, Seulgi membuka matanya, "Baekhyun-ah." lirihnya.


Baekhyun bisa melihat ada sebuah buntalan bayi di samping Seulgi, "Noona, bertahannya."

Seulgi meraih tangan Baekhyun, menggelengkan kepalanya pelan, "bawa anakku pergi bersamamu, pergi dari sini sejauh-jauhnya." ucap Seulgi lemah.

"Tidak tidak!! Noona harus ikut, aku tidak akan meninggalkanmu Noona."

Seulgi kembali menggelengkan kepalanya, "kumohon Baekhyun-ah, bawa dia pergi, kau boleh menganggapnya anakmu, waktuku tidak banyak, pergi sebelum mereka menemukanmu."


Akhirnya dengan berat hati Baekhyun meninggalkan Seulgi bersama bayi Seulgi, berlari dengan kencang karena dengan kondisi seperti ini ia tidak bisa berubah menjadi Serigala.











.









Baekhyun berhenti kala melihat sungai di dekatnya, apalagi sang bayi yang terus menangis karena lapar. Yang bisa Baekhyun hanya menangis mendengar suara tangisan bayi itu, ia tidak bisa memberikan asi yang dibutuhkan bayi itu karena ia belum melahirkan, jangankan melahirkan, bertemu sang mate saja belum.



Baekhyun duduk di tepi sungai, bersyukur karena air sungainya sangat jernih. Tangannya mengambil air dan meminumkannya sampai sang bayi terdiam, lagi-lagi Baekhyun menangis saat melihat bayi itu diam.



Setelah cukup meminum air, Baekhyun kembali berjalan mengikuti air sungai yang mengalir. Hingga ia menemukan sebuah gubuk kecil di sana, Baekhyun menghampirinya. Mencoba meminta bantuan pada orang yang tinggal di sana.



Baekhyun masuk dan tidak mendapati siapa-siapa di sana, ia pun memutuskan untuk menunggu, barangkali sang pemilik sedang keluar.

Hingga petang tiba Baekhyun masih setia menunggu, tapi yang ditunggu pun tidak datang. Apalagi ia kembali mendengar tangisan bayinya, Baekhyun pun tidak punya pilihan lagi. Dirinya kembali masuk meletakkan bayinya di ranjang kecil itu, membuka semua benda yang tertutup hingga ia menemukan seember susu sapi.



Yah, ada seekor sapi perah di depan gubuk ini, Baekhyun pun mengambil air susu itu kemudian memasaknya. Setelahnya Baekhyun meminumkannya pada bayinya, tersenyum lega saat bayinya mendapatkan apa yang ia butuhkan.















My Mate [Minyoon][BL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang