#6

102K 4.7K 48
                                        

Hati-hati banyak typo⚠️

"Tanpa disadari waktu berjalan begitu cepat, bahkan takdir tak pernah berkata ia akan membawamu pada skenario mana"

-lhly

_____________

Tibalah pada hari dimana pertunangan sekaligus resepsi pernikahan Faro dan Aylin dilaksanakan. Pesta itu dilaksanakan di hotel berbintang, dan dihadiri tamu dari kalangan atas mulai dari teman kerja Antonio maupun Riko juga teman sosialita Sinta maupun Linda.

Sedangkan karyawan atau rekan kerja Faro dan Aylin? Keduanya hanya mengundang Adel, Wisnu dan rekan SMA-nya dulu.  entahlah apa yang membuat keduanya memilih merahasiakan pernikahannya. Bahkan mereka tidak mengundang media satupun.

Semua tentang pernikahan, Sinta dan Linda lah yang mengurus mulai dari fitting baju dan pemesanan hotel. Kini Aylin berada di salah satu kamar hotel yang dipesan untuk pengantin baru.

Tangan perias itu lihai memoleskan make up tipis diwajah Aylin, dengan balutan gaun putih tulang Aylin terlihat sangat cantik.

Dirasa selesai perias itu pun pergi untuk pulang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Dirasa selesai perias itu pun pergi untuk pulang. tak lama dari kepergian sang perias, linda datang dengan senyum yang terus mengembang diwajahnya.

"Bunda ..  Aylin gugup" ucapnya.

"Tenang sayang .. yuk turun, Faro udah nunggu kamu dari tadi" ucap sang bunda. Walaupun sang bunda sudah  menenangkan nya hati Aylin tetap tak tenang.

Perlahan tapi pasti, Aylin menuruni satu persatu anak tangga dibantu oleh Linda dan Sinta. Semua mata tertuju hanya padanya, tak terkecuali Faro yang menatap Aylin tanpa berkedip.

Aylin yang ditatap seperti itu pun memberi senyuman manis dan lambat laun ia mendekati Faro. Faro menatap Aylin tanpa mau mengalihkan tatapanya. Tak lama dari itu mc acara pun membacakan susunan acaranya.

Setelah acara ijab kabul, Sampailah kini di acara pertukaran cincin. Faro beralih memegang tangan kiri Aylin dan  memasangkan cincin di jari manisnya.

Para tamu undangan bertepuk tangan riuh. Begitupun dengan Linda dan Sinta  yang merasa  terharu melihat itu. Faro tersenyum sangat tipis pada Aylin, melihat senyuman itu, entah mengapa mampu menenangkan nya.

Setelah acara pernikahan tadi Aylin dan Faro berpencar untuk menemui rekan kerja mereka hanya sekedar untuk berbincang ria.

"Gue gak nyangka lo ngilang sehari tau-tau udah jadi istri Ceo" ujar Adel dengan mencibikkan bibirnya.

"Gue-"

"Selamat yah buat lo pokoknya lo beruntung banget, doain gue supaya gue bisa punya suami kaya lo" ucap Adel disertai kekehannya. Aylin yang melihat itu pun ikut terkekeh.

COLD CEO is MY HUSBAND (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang