#47

48.5K 1.8K 87
                                        

Typo⚠️

________________

Aylin menatap sibuknya kota Jakarta dari balkon kamarnya. Ia bisa melihat kelip lampu kendaraan walau jarak mansionnya sedikit jauh dari jalan raya.

Faro menghampiri istrinya yang tengah merenung. Sikap aylin tak berubah dari pagi tadi.

"Lin .." panggil Faro namun tak didengar oleh sang empu.

Faro menghela nafas dan duduk disamping istrinya. Faro mulai membelai anak rambut Aylin membuat sang empu terpelonjak kaget.

"M-mas Faro, kapan kesini?" Tanya Aylin.

"Kamu kenapa? Soal tadi pagi?" Tanya Faro menatap istrinya intens.

"Eh enggak kok mas .. aku lagi lihat jalan raya yang dipenuhi kendaraan itu, bagus kan?" Ujarnya

Mulut bisa saja berbohong namun, tidak dengan mata. Mata Aylin menjelaskan semuanya.

Tanpa diminta Faro memeluk dalam tubuh Aylin seolah mengatakan bahwa Faro selalu ada untuknya.

"Mas aku mau nanya boleh?" Pertanyaan itu dijawab anggukan oleh Faro.

"Aku beneran ngerebut kamu dari Bela ya mas? Kenapa bela benci banget sama aku sampai dia bilang aku seperti itu" tanya Aylin berkaca-kaca.

Pertanyaan itu dibantah keras oleh Faro.

"Shtt .. kamu gak ngerebut apapun dari siapapun, dia benci sama kamu karena dia gak mampu ada di posisi kamu" jelas Faro.

"Mas aku laper deh" ujar Aylin menatap Faro.

"Kamu mau makan apa hm?" Tanya Faro

"Eum ... Terserah deh" ucap Aylin.

"Yah .. terserah doongg .." batin Faro miris.

"Eum mau buah?"

"Enggak"

"Yang ringan deh, mau somay nggak?"

"Enggak"

"Yang berat deh .. mau soto?"

"Enggak mas"

Semua tawaran Faro ditolak oleh Aylin, entahlah apa yang harus diperbuat Faro sekarang.

"Yah terus apa dong sayang? .." tanya faro mencoba bersabar.

"Eum .. terserah mas" jawab Aylin.

Oke, kali ini Faro harus banyak bersabar.

Tok tok tok

Pintu kamar kembali diketuk, Faro dan Aylin langsung mengalihkan atensi mereka.

"Masuk!" Titah Faro.

Pintu kembali terbuka menampakkan wanita paruh baya yang menenteng paperbag entah berisi apa.

"Mama?!" Ucap Faro

"Mama sengaja kesini mau minta maaf sama Aylin. Nih mama bawain kamu somay yang paling enak disini" Ujar Sinta.

COLD CEO is MY HUSBAND (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang