Typonya⚠️
___________________
Sampailah Faro di bali, tempat dimana Lusi berada. Faro langsung menuju ke rumah sakit yang dimaksud, di sana ia bertanya pada respesionis nomor kamar Lusi. Setelah menemukannya, Faro melihat sang empu tengah duduk di atas branvkar rumah sakit sembari membaca majalah.
"Gio .." menyadari kedatangan Faro, Lusi tersenyum walau dengan wajah pusat pasi.
"Gue baik .. lo kesini sendirian? Aylin?"
"Gue sendiri"
"Terus yang jaga Aylin? Dia kan lagi hamil anak lo"
"Udah .. lo jangan khawatir ada mama yang jagain dia disana. Sekarang lo harus istirahat biar lo cepet sembuh" jelas Faro.
"Dia tau lo kesini buat ketemu gue?" Faro menggeleng lesu. Lusi menatap kesal pada Faro.
"Seharusnya lo jujur sama dia, kalau dia tau lo ke Bali cuman mau nemuin gue. Dia pasti marah sama lo" jelas Lusi dengan suara serak khas orang sakit.
"Itu biar jadi urusan gue yang terpenting sekarang lo sembuh dulu" mutlak Faro.
_______________
Dua hari berlalu namun tak ada kabar dari suaminya membuat Aylin khawatir bukan main.
"Duh angkat dong! .." monolog Aylin kesal pada Faro yang tak mengangkat telepon nya.
"Sesibuk apa sih sampe lupa ngabarin istri?" Ucap Aylin kesal.
Kini Aylin mencoba menghubungi Farel, Dion, Raka juga Wisnu. Namun nihil, keempat orang itu tak tau keberadaan Faro.
Hal itu membuat Aylin semakin khawatir. Ia memutuskan untuk menelepon Adel, entah mengapa ia sangat ingin melihat wajah konyol sahabatnya itu.
_________________
Di sisi lain, Faro tengah menyuapkan bubur kedalam mulut Lusi.
"Makasih yah Gio, lo udah rela ngeluangin waktu lo jauh-jauh kesini cuma buat gue" ujar Lusi yang memang sudah agak membaik.
"It's okey .."
"Gue boleh pinjam ponsel lo gak? Udah lama nih kita gak foto" ucap Lusi.
Tanpa ragu Faro memberikan ponsel itu pada Lusi, dapat Lusi lihat banyak notif panggilan tak terjawab maupun spam pesan dari seseorang. Namun ia tak mau ikut campur, ia segera beralih pada ikon kamera.
Ia mulai memotret dirinya juga Faro yang tersenyum simpul ke arah kamera. Disela itu, Faro kembali menyuapkan sesendok bubur terakhir untuk Lusi.
Tanpa izin, ia mengupload foto tersebut ke laman Instagram pribadi Faro. Dengan caption,
"Terimakasih untuk waktunya" -Lusianj27
Setelah itu Lusi mematikan ponsel Faro kemudian mengembalikannya.
"Terimakasih" ujar Lusi dengan senyum manisnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD CEO is MY HUSBAND (End)
Romansa(PART LENGKAP!) Banyak rumor mengatakan bahwa kita harus mencari pasangan yang setara, setara dalam pemikiran, finansial dan yang lainnya. Lantas aku bertanya mengapa harus setara? Kemudian mereka menjawab, agar kehidupan yang nantinya kamu jalani i...
