Happy weekend sobat halu😂
Typonya jan lupa⚠
▪
▪
_________________
Ya. Seperti yang ia katakan tadi bahwa ada setumpuk berkas proposal yang belum tersentuh, ia berjalan dengan dua gelas coklat panas yang ia buat sendiri. Aylin duduk di samping Faro yang tengah menyimak kembali beberapa proposal yang berhasil ia selesaikan.
"Mas .. biar aku aja yah yang bikin, aku udah sehat kok mas beneran!" Ujarnya seraya menyimpan coklat panas itu di meja samping Faro.
"Gak" yup, singkat padat dan jelas. Aylin hanya bisa menghela nafas pelan mengetahui bahwa setiap perkataan suaminya adalah mutlak.
Saat hendak mengeluarkan kalimat dari mulutnya, terlebih dulu bel mansion berbunyi berkali-kali. Aylin meninggalkan Faro yang terus menginstruksikan untuk tetap berada di sini namun, hal itu tak di gubris oleh sang empu.
Aylin sedikit berlari mengingat ukuran Mansion yang sedikit besar. Ia meraih knop pintu utama dan membukanya dengan sekuat tenaga, catat bahwa pintu utama sangatlah besar otomatis itu sangat berat.
"Haaaiii para manusia bernyawa! Dion dataaanggg!!" Ucapnya yang langsung masuk tanpa memperdulikan Aylin yang kaget setengah mati.
Satu persatu sahabat Faro masuk dengan ciri khasnya masing-masing.
"Hai bu bos! Mana pak bos?" Tanya Raka.
"Ada, kalian ngapain kesini?" Aylin tanya balik.
"Ya ampun Aylin istrinya Gio sekaligus sekertarisnya Faro .. emang kalau kesini harus punya alasan?" Ucap Dion.
"Kita tuh gabut di rumah, jadilah kita main ke Mansion ini buat cari hiburan" tambah Wisnu.
"Ibarat cintaku yang tak memiliki alasan" ucap dion tiba-tiba.
Krik krik krik krik
Semua cengo mendengar apa yang di katakan seorang dion.
"Lo kenapa sih anjir? ..., otak gue gak nyambung please!" Ucap Raka mendramatisir.
"Tau nih ngoceh aja kayak beo!" Timpal Wisnu.
Aylin dan Farrel hanya terkekeh dan menggeleng melihat tingkah konyol ketiga manusia itu.
Aylin melihat ke depan dan meneliti kekurangan yang menjanggal, Farrel yang tak sengaja melihat itu hanya menggeleng pelan.
"Lo nyari siapa? Adel? Kan dia masih di rumah neneknya" jelas Farrel. Aylin baru sadar dan hanya mengangguk paham.
"Tunggu bentar ya gue panggilin mas Faro dulu" ucapnya yang langsung menaiki satu anak tangga namun, dari atas terlihat Faro yang sudah turun dengan tangan yang setia bersarang di saku juga dengan wajah khas seorang Faro.
"Wee .. pak bos nongol tuh" ucap Wisnu.
"Ngapain?" Tanya Faro yang menarik lengan Aylin untuk duduk bergabung bersama mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD CEO is MY HUSBAND (End)
Romansa(PART LENGKAP!) Banyak rumor mengatakan bahwa kita harus mencari pasangan yang setara, setara dalam pemikiran, finansial dan yang lainnya. Lantas aku bertanya mengapa harus setara? Kemudian mereka menjawab, agar kehidupan yang nantinya kamu jalani i...
