Seperti biasa
Typonyaa⚠
__________________
"Haii epribadee .. gak kerasa udah seabad aja kita gak nongki ye kaan" teriak Dion meriahkan suasana di rooftop kafe. Semua orang menatap aneh pada Dion membuat Raka mengusap wajahnya frustasi.
"Heh jamal! Lo bisa gak gausah teriak? Malu-maluin tau gak" ujar Raka.
"Tau nih!" Saut Adel.
"Eeleh .. biarin aja lah samsudiin lo gapernah suka yah liat temen lo yang comel ini bahagia?" Ucap Dion tak terima.
"Udah .. napa jadi pada ribut sih" lerai Aylin.
"Tau tuh!" Ucap Dion seraya menatap sinis pada Raka.
"Bu bos??" Panggil Dion dan ditanggapi oleh sang empu.
"Leher lu kenapa?" Pertanyaan Dion membuat Aylin menegang, ia tak bisa berkata apapun. Semua orang mengalihkan atensinya pada Aylin termasuk Farrel tapi tak terkecuali Faro.
"Iya lin leher lo kenapa merah-merah gitu?" Tanya Wisnu. Tak hanya Raka, Dion, Wisnu dan Adel yang penasaran ternyata juga Farrel.
Tiba-tiba Dion dan Raka saling melempar tatap kemudian keluar tawa renyah mereka seraya menatap Faro yang masih fokus dengan kentang goreng di depannya.
"Iye dah iyee yang udah .." ucap Raka menggantungkan kalimatnya.
"Udah apaan?" Tanya Adel
"Hust .. belum cukup umur" jawab Dion.
"Stt .. apaan sih Raka?" Tanya Farrel.
"Lo kepo Rel? Tumben ada angin apaan?" Ledek Raka disertai tawa mereka.
"Udah deh gaiss .. itu tuh tanda yang sengaja dibuat gio untuk bu bos" jelas Wisnu membuat semua ternganga.
"Bukannya tadi lo gak tau ye itu apaan?" Ujar Dion menatap Wisnu cengo.
"Seriusss!!! Ih baik banget deh udah mau buatin kita ponakan" ujar Adel antusias.
Farel yang melihat raut wajah Aylin memerah hanya berdehem menetralkan perasaaanya.
Aylin mencubit paha Faro membuat sang empu meringis hebat.
"Awwshh .. sakit lin" ujar Faro berbisik.
"Ih malu tau gaak" ujar Aylin menahan malu.
Faro pun beranjak menutupi tanda itu menggunakan jaket jeans yang ia pakai.
"Puas? Bayar sendiri gausah minta dibayarin!" Ancam Faro pada semua teman-temanya.
"Yah .. jan gitu lah yo .. lo tega banget ama kita-kita" ujar Dion memohon.
Tak lama perbincangan mereka terhenti dengan kedatangan seseorang.
"Pak Faro?" Panggil seseorang, semua orang spontan mengalihkan atensi ke sumber suara.
"Mita, lo disini?" Tanya Adel
"Eh iya nih Del" jawab Mita.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD CEO is MY HUSBAND (End)
Romansa(PART LENGKAP!) Banyak rumor mengatakan bahwa kita harus mencari pasangan yang setara, setara dalam pemikiran, finansial dan yang lainnya. Lantas aku bertanya mengapa harus setara? Kemudian mereka menjawab, agar kehidupan yang nantinya kamu jalani i...
