Hati-hati typonya⚠
Dan
Selamat membacaaa🍉
__________________
Waktu yang berjalan sama seperti kemarin, bedanya hari ini Aylin dan Faro tengah berada di kantor sedang duduk menyimak tangan kanannya yang tengah mempresentasikan proposal yang sudah ia tanda tangani kemarin.
Tangan kananya yang bernama Bayu itu tengah fokus menjelaskan isi dari layar monitor yang menampilkan beberapa tulisan kepada rekan bisnis bosnya itu.
Hampir satu jam pertemuan itu terlaksana, faro selaku tuan perusahaan mengakhiri rapat yang sedang berlangsung.
"Setelah ini pastikan semua data tersaji secara rinci, dan setorkan pada saya secepatnya" ucap faro tegas pada Bayu. Faro berdiri diikuti Aylin dan seluruh rekan kerja yang berada di ruangan itu, ia melangkah pergi dan disusul oleh Aylin yang berada dibelakangnya.
Setelah sang bos keluar semua orang yang ada di ruangan itu bisa bernafas lega.
"Fyuhh .. nyimak presentasi serasa nonton film horor" ucap Elena.
"Untung pak Faro ga marah liat proposal yang telat naik" ucap Bagus.
"Gimana mau marah kan udah ada pawangnya" tambah Firda.
"Psttt .. udah gausah di bahas, kalian gatau kalau pak Faro punya indra ke delapan?" Tanya Beben.
Plak
"Indra ke tujuh Supri .. goblok sia!" Sarkas Bagus geram pada Beben.
Bayu yang mulai kesal dengan perilaku mereka pun memiliki inisiatif. Ia mengahadap ke arah pintu masuk dan,
"Pak Faro" ucapnya seraya menunduk hormat, otomatis semua yang tadinya berdebat pun ikut berdiri dan memberi hormat. Namun, tak lama Bayu tertawa keras melihat beberapa temanya yang sangat bodoh mengira itu benar sang bos. Mengetahui sedang dibodohi semua orang pun serentak memberikan umpatan kesal pada Bayu.
___________________
"Mas kamu belum sarapan kan? aku tadi bawa --" kalimatnya terpotong karena suara yang bersumber dari pintu ruangan.
Tak berselang lama dibalik pintu itu menampakan Lusi dengan sekotak bekal yang pastinya diberikan pada Faro.
"Haii Gioo" ucapnya yang langsung ngacir memeluk sang empu, sedangkan Aylin yang hampir terbiasa akan hal seperti itu hanya bisa menghela nafas dan kembali merapikan proposal yang tadi sudah di presentasikan.
"Aaa.. aku kangen sama kamu" ujar Lusi yang lanjut bergelayut pada lengan Faro. Ia melihat sikap Aylin yang acuh kepadanya kemudian perlahan melepas lengkungan tangan Lusi pada lenganya.
"Bisa lepasin ga?" Tanya Faro yang terlihat risih.
"Ishh .. kenapa sih gaboleh .. oh ya! Aku bawain kamu makan siang, nih .. aku buat sendiri tau" Lusi antusias menyodorkan kotak bekal itu.
"Makasih sebelumnya, tapi gue mau makan masakan istri gue" ucapnya yang langsung menyimpan kotak itu diatas mejanya. Aylin tersenyum menang mendengar itu.
"Ih apasih kamu .. kamu gak menghargai usaha aku ya?" Lusi kemudian menoleh kesamping, disana ada Aylin yang sibuk dengan lampiran itu.
"Eh Aylin, maaf gue tadi gak liat lo ... Gimana kabar kalian?" Tanyanya dengan nada yang diimut-imutkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
COLD CEO is MY HUSBAND (End)
Romansa(PART LENGKAP!) Banyak rumor mengatakan bahwa kita harus mencari pasangan yang setara, setara dalam pemikiran, finansial dan yang lainnya. Lantas aku bertanya mengapa harus setara? Kemudian mereka menjawab, agar kehidupan yang nantinya kamu jalani i...
