22√

2.2K 217 49
                                        

Follow 🔥

VOTE 🔥GUYS, udah 1k lebih votenya masih segitu mulu, kecewa..

Jangan lupa baca
🔥 MY REASON 🔥
🔥 "my idol is my boyfriend" 🔥
                 

...

...

...

Sudah berusaha heeseung mencari keberadaan park sunghoon, tapi tidak ada hasil yang dia dapatkan, sampai akhirnya dia memutuskan untuk kembali kekelasnya

Setelah sudah berada di dalam kelasnya, heeseung langsung membawa tubuhnya duduk tepat di samping yeonjun

"laura kemana? "tanya yeonjun setelah melihat heeseung yang sudah berada di sampingnya tanpa perempuan yang mengajaknya pergi bersama tadi, heeseung hanya menjawab pertanyaan dari yeonjun dengan menaikan kedua bahunya, yang berarti dia tidak tau dimana laura saat ini berada

"laura izin tadi, ntah kayak ada urusan mendadak gitu,pokoknya cepet banget dia langsung pulang"sambar soobin memberitahu keberadaan laura saat ini

.

.

Tubuhnya benar benar terasa sangat lemah,lebih lagi banyak sekali pertanyaan yang memenuhi fikiranya,matanya terlihat sayu menatap jalanan dengan lamunanya, masih dengan hatinya yang terasa sangat sakit

"hee kenapa kau menerimaku waktu itu jika kamu masih mencintai mantan kekasihmu?"guman sunghoon pelan, sembari memukul pelan kepalanya guna mengurangi rasa sakit yang dia rasakan di kepalanya

Langkahnya terhenti, karena lampu merah untuk pejalan kaki menyala, yang berarti harus menunggu sejenak,karena halte bus berada tepat di sebrang jalan sunghoon berdiri saat ini

Mobil besar berwarna hitam terlihat melaju sedikit kencang dari kejauhan, sunghoon masih dengan lamunanya,sembari menunggu lampu hijau menyala ,tapi ketika mobil hitam besar itu sudah mendekat tiba tiba sebuah tangan mendorong punggung park sunghoon membuat sunghoon saat ini berada di tengah jalan, dan dengan di barengi klason mobil yang sangat kencang ter dengar di pendengaran park sunghoon

Brukk, tubuhnya terpental begitu sangat jauh, ketika sebuah benda besar berhasil menabraknya,teriakan dari orang sekitaran jalan berhasil terdengar di pendengaranya,sayup sayup mata park sunghoon melihat cahaya yang sedikit demi sedikit meredup, dan dengan matanya yang kini melihat begitu banyak orang yang sudah berada di hadapanya, mulutnya tidak bisa mengucapkan sepatah katapun, semua terasa kaku, dan dengan air mata yang berhasil jatuh dari kelopak matanya

"hee aku tidak mau meninggalkanmu saat ini, aku masih mencintaimu, aku tidak ingin melihatmu kehilangan seseorang lagi di hidupmu, hee maaf kan aku, hee aku mencintaimu walau kamu lebih mencintai orang lain, aku menginginkanmu selalu ada di sisi ku, hee pliss jangan tinggalkan aku" semua kata itu berhasil memenuhi fikiranya, sebelum kesadaranya menghilang dengan sempurna

.
.
.

Heeseung masih berada di dalam kelasnya, berusaha fokus dengan materi apa yang saat ini di berikan oleh gurunya, kini fokusnya kembali buyar ketika suara handphone berbunyi dengan nyaring terdengar di indra pendengarnya

"permisi pak"ucap heeseung dengan cepat keluar dari kelasnya

Melihat layar handphonenya disana sudah terpampang jelas nama tuan lee, tanpa berfikir panjang dengan segera heeseung menggeser tanda hijau pada layar handphone nya yang berarti dia menerima panggilan dari tuan lee

"hallo"

"....."

"apa? "

"....."

"heeseung kesana sekarang"

Setelah memutuskan panggilanya, dengan segera heeseung masuk kedalam kelasnya,bersama dengan langkahnya yang dia percepat, kini heeseung tidak memperdulikan semua tatapan aneh yang berasal dari teman kelasnya, begitupun dari lelaki tua yang sedang menatapnya tajam kali ini

"mau kemana?"tanya lelaki itu, tapi enggan untuk di jawab oleh heeseung, dan lebih memilih meneruskan langkahnya dengan sangat cepat menuju ke area parkiran sekolah ini

.

.

Gimana - Gimana?

Adudududuu,  siapa ya yang jahat gitu sama sunghoon?, sampe dorong kayak gitu adehhhh...

Dan semoga sunghoon lukanya gak serius ya.

Maaf tulisanya jelek  nanti akan aku refisi lagi jika sempat...

Jangan lupa follow ig author @enhypen_wtp

Hee Meet Hoon(tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang