"ali mana taman bunga aku?"prilly sudah mengelilingi mension ali, tapi tidak menemukan taman bunga, malahan dirinya tepar " aku capek tau keliling mansion cari taman bunga tapi ga ketemu"sungut prilly kesal
"taman bunga kamu ada di samping kolam renang di lantai bawah"
"KENAPA GA BILANG"
"kenapa berteriak" bukannya menjawab ali malah balik nanya
"aku kesel kesel kesel sama ali, mana sini bagi duit" ujar prilly garang, ali menyerahkan salah satu kartunya
"aku maunya duit bukan kartu, masa mau beli somay di depan kompleks, pake kartu mana bisa"ali memijat pelipisnya pelan suara cempreng gadis itu sangat menganggunya
" biar radi saja yang membelikan"
"Ga mau, aku mau pake sepeda biar kurus mwhehe"
" kamu sudah kurus, liat lah badan mu sudah seperti Biting lidi"
"APA, AWAS YA KAMU"
" bisa tidak kalau sedang berbicara dengan saya tidak berteriak "
"ga bisa, kamu bikin aku kesel mulu, mana cepet uangnya, anak kamu udah ngiler ini"prilly mengelus perut nya yang rata, ali yang melihat itu memutar bola matanya jengah
Prilly terkikik geli" oh iya lupa kita kan belom asoy asoy mana bisa jadi anak"
"ini uang nya, setelah beli cepat kembali"
"seyep mas ali" sembari mengedipkan matanya genit
*******
"mau kemana sayang" tanya ratna melihat prilly berjalan keluar rumah
"beli somay ma, mama mau juga??"
"pake sepeda?"
"iya"
"iya deh sekalian beliin mama ya"
Biarpun kluarga mereka kluarga terpandang tapi mereka tidak pernah melarang anak anak nya berbuat apa saja asal masih berhungan dengan hal positif
*******
Di ruang kerja ali sedang sibuk dengan laptop kesayangannya, padahal baru kemaren menikah tapi ali tetap saja bekerja, kalau saja pagi tadi mamanya tidak memarahinya, pasti sekarang ali sedang di kantor berkutut dengan kertar kertas kesayangannya.
"fiand kamu jangan kerja mulu, inget kamu udah punya istri bagi waktunya sama istrinya" ratna tiba tiba datang ke ruangan ali langsung dengan omelannya
"iya"
"jangan iya iya aja, sekarang buktinya kamu biarin istri kamu beli somay sendiri, pengantin baru ga etis banget kamu gaada romantis romantisnya"cetus ratna
" ali sedang kerja ma, sebaiknya mama keluar dulu"
"kamu ngusir mama" ujar ratna garang
Ali mengehela napas "tidak"
*******
"pak somay nya 3 porsi ya"
"iya neng silahkan duduk dulu"
Saat sedang duduk prilly melihat vania celingak celingak menyerang jalan "vania" panggil prilly, vania yang merasa di panggilpun melambaikam tangannya pada prilly
"lo ngapain nyet beli somay" kata sania pelan agar ga ke dengan abang abang nya
"loh emang kenapa?"
"ya gapp sih mwhehe tapi kan suami lo kaya gitu, masa lo beli somay sendiri biasanya yakalo di tipi tipi gitu pasti di beliin sama pelayan suami lo"
"aku yang pengen beli sendiri, lagian ga semua kayak gitu, kamu mah korban sinetron huu" cibir prilly
"ya kan biasanya gitu, trus lu juga baru kemaren kawin masa udah jalan sendiri kek orang jomblo" ujar vania menyeletuk
KAMU SEDANG MEMBACA
ALIFIAND
Teen Fiction"menikahlah dengan saya" ucap alifiand "hah apa?? bapak lagi ngigo?, enteng banget ngomong nya" jawab gadis itu dengan tampang polosnya Ini kisah klasik dari Alifiand Arsellio Raharja pemilik AF Crop dan sang sekretaris Adinda Aprillya maharani
