brakkk!
tubuh changmin menabrak pembatas dan hampir terjatuh akibat dorongan sang ayah.
ayahnya terus saja menghajar changmin yang tubuhnya sudah berlumur darah. tubuhnya tertusuk pagar pembatas itu, dan mulutnya terus mengeluarkan darah akibat pukulan dari ayahnya.
bugh!
bugh!
“aku memberimu satu kesempatan lagi.” ucap sang ayah sambil memegang kerah baju changmin.
“menikah dengan soojin, atau mati disini?.” chan— ayahnya mendorong tubuh changmin pelan sebagai ancaman.
“mati.”
bugh!
chan tersungkur ke belakang. changmin menendangnya. ia menatap tajam chan yang sudah terbaring lemah.
“aku tahu ada orang lain disini. keluarlah cepat.” ucap changmin lantang.
ia berjalan mengitari tubuh ayahnya sambil menyeret tongkat bisbol.
langkahnya terhenti. “oh, ingin bermain petak umpet ... ya?.”
sadar atau tidak, chan berdiri lemas dibelakangnya dan mengangkat pisau yang changmin bawa.
changmin sama sekali tidak menengok.
SREEKKK!!!
DOR!
BUGH!
BRAKK!!!
pistol jatuh dari tangannya. ia membulatkan matanya dan tak percaya apa yang baru saja ia lakukan.
“aku ... membunuh.” jungeun menutup wajahnya menggunakan tangannya dan mulai menangis.
greepp ...
“kau tidak salah, berhentilah menangis.” changmin memeluk jungeun.
“a—ayahmu ...”
changmin menggeleng. “bukan. dia bukan ayahku.”
“kau tidak salah. aku mohon, berhenti menangis jungeun.”
jungeun semakin mengeratkan pelukannya pada changmin. “aku merindukanmu.”
“ ... mungkin, aku juga.”
JLEB!
“ah, maaf jungeun ... aku tidak sengaja.” changmin tertawa.
“k—kau ... gila.”
jungeun terjatuh ke lantai karena changmin menusuk perutnya. changmin pun tersenyum melihatnya.
“ ... ya, aku gila.”
EVE LINE
tamat. tes ombak yuk! kalau ada season 2-nya mau baca nggak? kalau nggak mau sih gapapa. niatnya season 2 nanti mau bahas pernikahan jungeun sama changmin.
ups, jadi spoiler. thank u yang udah mau baca, see u guys. bye.
KAMU SEDANG MEMBACA
EVE LINE.
Mystery / Thrillerno one else can own you. if i can't have you, then other people can't have you.
