Vote dulu ya Xixixi ❤
Setelah kejadian memalukan tadi dan pulang menggunakan taksi akhirnya Mischa sampai dirumah .
"Assalamualaikum, aku pulang."
"Waalaikumsalam."
"Eh, mama sama ayah pulang kok gak kasih tahu aku sih." Ujar Mischa kesal.
" Hehe kan biar suprise." Seru Michel yang tak lain ayahnya Mischa diiringi dengan kekehan.
"Yaudah sini duduk dulu,kamu gak pegel apa kan baru pulang sekolah?" Mischa mengguk setelah suruhan mamanya dan duduk disamping Alika mamanya Mischa.
" Kami berdua mamu berbicara serius sama kamu."
"Mau bicara apa yah? Serius amatdeh."
"Tapi mending kamu mandi dulu,udah itu makan,istirahat setelah itu kita bicarakan ini lagi. Mama lihat kamu cape dan__
' please maa... Jangan sadar yaa please yaallah tolong hambamu ini bisa gawat kalo mereka tahu apalagi mama.'
" YAAMPUNNN MISCHA KAMU KENAPA ITU KAAKI KAMU DIPERBAN GITU KAMU KENAPA?? DAN JUGA KENAPA MATA KAMU SEMBAB."
Mischa melongo,hah ? Kok jadi ayahnya yang cerewet gini sih bahkan Alika yang tadinya ingin menanyakan hal yang sama malah di star terlebih dahulu oleh suaminya.
"AYAH BERISIK." Nah loh kan diserang 2 macan cantek.
"Hehe maaf." Kekeh ayah sambil menggaruk tengkuknya .
"Ehmmm... Nanti Mischa jelasin kalo gitu dadah Mischa keatas dulu ya ma,yah." Sebelum mendengarkan jawaban kedua orang tuanya Mischa berlari melenggang pergi dari sana dan terburu-buru masuk kamar,dan tentu saja membuat Alika dan Michael menggelengkan kepala mereka melihat anaknya begitu.
Setelah dikamar Mischa merebahkan tubuhnya dikasur. Baru saja Mischa ingin terlelep ada seseorang yang menelponnya.
"Hallo Cha Lo dimana."
"Hemm,ada dirumah kenapa?"
"Anak-anak ngajak kumpul nih ditempat biasa gimana Lo bisa gak?"
"Aduh Han Lo tahu gak?"
"Enggak tuh hehhe."
"Gw belom selesai ngomong cantik."
"Gw ganteng ya. Yaudah cepet mau ngomong apa barusan."
" Lo tahu gak?barusan sebelum Lo telpon gw nih ya hampir aja gw tuh ketemu my oppa hundsome." Katanya dengan nada lebay.
"Jijik, yaudah jadi gak? Kalo jadi cepet siap-siap biar gw yang jemput Lo aja."
"Iya deh lagian nanti gak ada temen juga dirumah pasti gabut ,gw siap-siap dulu deh."
"Eh tapi Lo udah gak papa kan?"
"Enggak kok tenang aja makasih loh udah khawatir sama gw heheh."
"Sudah kewajiban masa depanmu."
"Dedeq gak Sudi mas."
"Jijik udah ahk Sono Lo sia__
Tut...
Mischa mematikan teleponnya sepihak dan sekarang dia sedang membayangkan bagaimana reaksi Rihan saat Mischa mematikan teleponnya begitu saja, biarlah sekali- sekali katanya .
" Siap-siap sekarang deh." Mischa langsung beranjak dari kasurnya dan pergi kekamar mandi, setelahnya mischa bersiap-siap dan sekarang dia memakai baju kaos bergaris putih biru ,dibalut dengan jaket Levis berukuran big size bewarna biru cerah,memakai celana Levis biru Dongker,dan sepatu sneakers bewarna putih dengan corak hitam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Please Take Me With You
Teen Fiction"malam ini rasanya aku sudah terjatuh rasanya sakit rasanya sudah tidak ada harapan untuk mengembalikan keadaan sperti semula kenapa disaat aku merasa bahagia harus ada dan datang rasa yang membuat ku ingin menghilang saja dan satu hal aku tidak...
