5.

393 63 1
                                        

Sesuai janji tadi yaa~ dan juga mau ngasih tau aja, cover dan judul aku ubah. Aku mau minta maaf lagi, karena ini tiba-tiba banget T.T di beberapa chapter dan prolog aku ubah juga sedikit, mungkin nanti ada yang bingung kalo baca ulang, gatau juga ini idenya nyambung kesana, kek kurang pas kalo cuma dibikin skandal sama Rosé, jadi ku tambahin.
semoga kalian suka ya sama cerita ini, makasih juga yang udh taroh cerita ini di library, sayang banget deh sama kalian!♡

Happy reading!~♡





"CHAEYOUNG!! RUANGAN PARK JIHOON!!!" Teriak Rosé dari depan komputernya.

"Ada apa Rosé!?" Tanya Chaeyoung khawatir.

"Jihoon!! Selamatkan Jihoon terlebih dahulu!! Ku mohon Chaeyoung..." Seru Rosé yang memelan diakhir.

Chaeyoung yang terlampau bingung pun memfokuskan atensinya kepada komputer milik Rosé. Saat tau apa yang membuat Rosé histeris, Chaeyoung bergegas pergi ke ruang tempat Jihoon dirawat.

Sementara Rosé masih termenung didepan layar komputernya. Ia tak tau harus berbuat apa. Lantas ada salah satu bodyguard yang memanggilnya.

"Nona, dalam radius dua kilometer ada sekelompok orang aneh menuju kemari." Ujar bodyguard tersebut.

"Baik, kau boleh pergi, aku akan meminta bantuan ke gedung pusat." Rosé buru-buru mengeluarkan ponselnya untuk memanggil bantuan.

'Selamat sore, dengan gedung pusat pertahanan negara, ada yang bisa kami bantu?"

'Halo, ini aku RA-2. Bisa aku bicara dengan Tn.Jung?'

'Ah, baiklah, tunggu sebentar Rosé'

'Halo, Rosé, apa ini kau?'

'Halo Jung, bisa kau kirimkan lima buah helikopter ke tempatku? Orang gila itu telah memecahkan botol kaca itu'

'APA!!? Benar-benar gila. Baiklah, kirimkan lokasi tempatmu, akan ku kirim helikopter'

'Terima kasih Jung, kumohon cepatlah, Park kecil dalam keadaan tidak baik-baik saja'

'Park kecil? Ah! Baiklah, tunggu lima belas menit Rosé'

Tuutt tutt

Setelah panggilan terputus, Rosé segera berjalan ke ruangan tempat dua belas anak disekap.

"Kalian semua, cepat bersiap jika tidak ingin ku tinggal disini. Dalam radius satu kilometer virus itu akan sampai kemari, jadi kumohon cepatlah!" Ucap Rosé lantang, hingga membangunkan Junkyu yang baru dua jam tertidur.

"Memang ada apa?" Tanya Yoshi.

"Kau tidak mendengar ku? Ada virus mematikan dalam radius satu kilometer yang akan sampai disini! Cepatlah ku mohon!" Pinta Rosé dengan raut wajah khawatir.

"Menyusahkan!" Gumam Junkyu sembari membereskan barang-barang miliknya kedalam tas.

Rosé sibuk mengarahkan para bodyguard yang berjaga untuk memasuki gudang. Sampai ponselnya berdering memperlihatkan nama 'Mr.Jung'.

'Halo Jung, ada ap-

'Rosé! Helikopter perusahaan hancur. Mereka tidak bisa menjemputmu. Maafkan aku, lima helikopter itu benar-benar hancur tak berbentuk'

'Mengapa bisa seperti itu!?'

'Ada yang menembakkan bom kearah helikopter'

'ARGGHH!!! SIALAN KAU KIM!!!!'

Rosé memutuskan panggilan secara sepihak. Ia berjalan menuju dua belas anak itu.

"Kalian semua, dengarkan aku. Virus itu sudah menyebar keseluruh penjuru kota, tempat ini belum tersentuh virus itu, tetapi sebentar lagi. Jadi-"

The Virus is Beginning | Treasure13Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang