Setelah kejadian pelukan Jihoon dan Junkyu. Dengan gerakan secepat kilat, Jihoon berlari membawa Junkyu entah kemana. Mereka yang tersisa menjadi kalang kabut sendiri, sudah Yoshi belum ketemu, sekarang malah Junkyu dibawa Jihoon mencar.
"Duh bang, capek gue elah! Muter dari tadi malah tambah ilang semua!" Kesal Jaehyuk ketika Hyunsuk mengajak untuk lanjut mencari.
Semua sempat protes, namun tetap mengiyakan ajakan Hyunsuk, karena sekarang Hyunsuk adalah satu-satunya yang tertua diantara mereka. Tidak sih, masih ada Yoonbin. Tapi tetap! Lebih tua Hyunsuk.
"Gue jadi penasaran, tadi bang Jihoon natap siapa?" Gumam Haruto yang dapat didengar Mashiho.
"Yang tenang, To. Pasti kita tau kok siapa pengkhianatnya. Kita cuma tunggu tanggal mainnya aja" ucap Mashiho kelewat santai.
Beberapa orang kalut dengan pikiran masing-masing. Sampai tak sadar jika salah satu dari mereka hilang tiba-tiba.
"Eh!? BANG DOYOUNG ILANG!!!" Kata Junghwan dengan panik.
Mereka kembali dibuat pusing. Mengapa bisa Doyoung hilang? Jelas-jelas Doyoung berada di barisan tengah! Tidak masuk akal, tapi memang seperti itu kejadiannya.
"HARUTOO!! TOLONG!!"
Sontak semua netra menoleh ke segala arah mencari dari mana teriakan Doyoung berasal.
"Kayaknya dari sana deh?" Ujar Jeongwoo menunjuk arah kanan mereka.
"Gue pikir juga dari sana" Asahi menimpali.
"Yaudah ayo kesana!" Ajak Yoonbin.
"Tunggu! Bisa aja itu tipuan kan?" Tebak Mashiho.
"Bisa jadi yang Mashi bilang bener?" Imbuh Jaehyuk.
"Daripada pusing, gimana kalo bagi dua tim?" Saran Yedam yang semakin membuat Hyunsuk gelisah.
"Dam, mending cari sama-sama aja. Gue takutnya malah tambah kepencar." Ucap Hyunsuk menyuarakan rasa kegelisahannya.
"Dahlah ayok buru! Kasian itu si Doyoung!" Ajak Haruto yang sudah berjalan terlebih dahulu.
"Bang Hyunsuk, disamping gue aja ya?" Pinta Jaehyuk mendekati Hyunsuk.
"Cemen amat lu, Bang!" Cibir Junghwan melewati Jaehyuk dan Hyunsuk.
Mereka dengan kehati-hatian yang ekstra mencari asal teriakan Doyoung. Bisa saja kan jika tiba-tiba mereka dijebak diantara puluhan bahkan ribuan zombie?
"Hmm" hingga Yedam tiba-tiba berdehem, mengalihkan seluruh atensi padanya.
"E-eh? Kenapa?" Tanya Yedam dengan raut bingung setengah takut.
"Lo ngapain ham hem ham hem dari tadi?" Tanya Asahi yang memang dari tadi berjalan dibelakang Yedam.
"Ahh, enggak. Tenggorokan gue cuma seret, gada air emang?" Tanya Yedam mengalihkan pembicaraan.
"Doyoung kan di culik, dan semua barang kita ada di Doyoung. Otomatis air minum juga dibawa Doyoung." Jelas Jaehyuk dengan gestur yang dilebih-lebihkan.
"Ohh, yaudah. Lanjut cari aja, gue masih bisa nahan haus kok." Ucap Yedam dengan senyuman canggung.
"Aneh." Kata Yoonbin sebelum melanjutkan kegiatan mereka mencari Doyoung, dan mungkin juga Yoshi.
Diam-diam Yedam menghela nafas lega karena dirinya hampir saja ketahuan sedang melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan.
.
.
."Ihh! Lepasin! Ngapain sih bawa gue kesini!? Sakit bang tangan gue!" Dari tadi Doyoung tidak berhenti mengoceh seperti burung yang tidak diberi makan seminggu.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Virus is Beginning | Treasure13
Mystery / Thriller[ HIATUS!. ] "kita ngga perlu bersuara buat bertahan hidup. makhluk itu ngga bisa melihat, tapi indra pendengarannya tajam" "RUN!! LET'S RUN!!!" MOHON UNTUK MENJADI PEMBACA YANG BIJAK (( SLOW UPDATE!!! )) treasure 13 and others kpop idol start : 08...