sette

376 63 5
                                    

Beberapa minggu belakangan ini, Jaehyun dan Doyoung semakin dekat.

Entah mengapa, Jaehyun pun semakin sering menyadari keberadaan seorang Kim Doyoung.

Sebagai seseorang yang memiliki kepribadian S bukan N, Jaehyun memang sering mengamati lingkungan di sekitarnya. Tak perlu waktu lama baginya untuk mengenal ketiga teman dekat Doyoung.

Ten—teman Doyoung yang paling mencolok, anggota cheerleader sekolah. Terkenal akan pesonanya yang berwarna-warni seperti pelangi dan manis seperti buah ceri. Ia asli Thailand dan namanya sangat susah.

Jun—pria keturunan China kaya raya. Terkadang Jaehyun penasaran, apa yang dilontarkan oleh Jun sehingga membuat Doyoung tertawa terpingkal-pingkal. Seringnya, ia melihat Ten cemberut setelah melihat tingkah random dari Jun.

Wonwoo—paling sulit ditebak oleh Jaehyun. Pria ini terlihat sangat dingin dan tertutup. Yang jelas, Jaehyun tau kalau Jeon Wonwoo adalah perwakilan sekolah dalam olimpiade astronomi. Beberapa kali ia berbincang dengan Wonwoo saat pelatihan sekolah.

Masih dipertanyakan, apa yang membuat seorang Jaehyun rela menghabiskan waktunya untuk mengamati teman-teman Doyoung? Apa untungnya bagi Jaehyun? 

Untuk sekarang, biarlah waktu yang menjawab.

Hari ini, pelajaran olahraga kelas Jaehyun mengambil jam istirahat, membuat kelasnya lebih telat istirahat.

Setelah berganti baju, Jaehyun langsung menuju kantin bersama teman-temannya. Istirahat sesungguhnya hampir selesai. Siswa-siswi kelas lain pun sudah mulai meninggalkan kantin untuk melanjutkan aktivitas mereka.

Saat itu, Doyoung dan ketiga temannya hendak kembali ke kelas. Dari jauh, Doyoung dapat melihat kedatangan Jaehyun. Sekelibat, beberapa kenangan mengenai kedekatannya dengan Jaehyun melintas dipikirannya. 

Jaehyun juga menyadari Doyoung yang berjalan berlawanan arah dengannya.

Mata mereka bertatapan.

Doyoung bingung, ia terus menatap Jaehyun sambil menimbang-nimbang,

"Sapa? Tidak? Sapa? ... Akankan Jaehyun menyapaku duluan? Haruskah aku sapa dia?"

Tatapan itu tidak terputus.

Tepat saat mereka berpapasan,


"Doy, kamu lihatin apa sih daritadi? Kok gak fokus?" tanya Ten membuat Doyoung dan Jaehyun memutuskan kontak mata mereka.

"Eh? Sorry, bukan apa-apa," jawab Doyoung.


Hati kecil Doyoung merasa sedih.

Memang betul, dunianya dan dunia Jaehyun itu berbeda.

Second School BreakTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang