Ujian semester 2 telah selesai, Kheyla dihadiahkan hari kosong selama sebulan lebih namun siapa sangka? Sekarang ia tengah membaca buku buku di meja belajarnya.
Entah apa yang ada di pikirannya namun membaca buku buku yang ia pinjam dari perpustakaan amat efektif untuk menghilang rasa bosannya di apartemen.
Hari ini adalah hari rabu, cuaca di London amat hangat namun udara disana tetaplah dingin, karna bulan ini telah memasuki musim dingin di London.
Drrt drrt
Tap
"Hola kiddõ"
"Stop...." balas Celine di balik telfon, kesal dengan nada panggilan yang amat menyebalkan di telinganya.
Kheyla tertawa kecil sembari membalikkan halaman buku.
"I have fight tonight, you coming?" Tanya Celine dengan suara tercekat.
"Of course! Why not?" Jawab Kheyla tertawa, ia tahu sahabatnya tersebut selalu merasa aneh jika ia menelfonnya tentang pertarungan malam, namun Kheyla tidak masalah dengan itu melainkan menyukai ada yang mengajaknya beraktifitas di malam hari.
"Ok"
Tit
Telfon tertutup sepihak, Celine yang memutuskan sambungkan tersebut. Kheyla tahu maksud Celine mengajaknya ke pertandingan malam ini.
Faktanya, pertandingan itu sudah direncanakan oleh Celine sejak lama, ia akan melawan salah satu petarung kelas menengah yang sempat menantangnya di universitas namun bukan itu alasan utamanya.
Alasan utama kenapa Celine mengajak Kheyla menontonnya bertarung karna itu adalah petarungan yang amat menguntungkan.
Jika Celine menang di pertandingan ini, maka ia akan dihadiahkan tiket luxury yang katanya harganya ratusan juta dan juga itu adalah hadiah kejutan untuk dia dan Kallea nantinya.
Tapi Kheyla tetap tidak percaya atas omongan Celine kemarin, karna tetap saja menurutnya sahabatnya tersebut hanya membual.
Tok tok
Kheyla bergegas membuka pintu apartemenndan membiarkan seseorang masuk Orang itu adalah Kallea.
"Hey" sapa Kheyla ramah namun dibalas anggukan kecil Kallea
"You coming to ur girlfriend match?" Tanya Kheyla membuat kepala Kallea mendongak, kelihatan seperti amat lelah.
Kallea duduk di atas sofa ruang tamu Kheyla dengan nafas tergesa gesa, melihat raut wajah dan juga baju Kallea yang berantakan membuat Kheyla turut prihatin.
"You okay?" Tanya Kheyla sekali lagi namun dibalas anggukan singkat milik Kallea.
Ruang tamu apartemen Kheyla lenggang, menyisakan kicauan burung burung dari jendela dapur Kheyla.
"I will come" Jawab Kallea menatap Kheyla dalam, seolah menyimpan rahasia besar dari Kheyla.
"Ok" balas Kheyla tersenyum. Ia beranjak dari sofa dan kembali ke dapur untuk mencuci piring.
Dibalik itu, Kallea sedang menatap Kheyla dari kejauhan dengan nafas yang semakin tidak beraturan.
Sedari tadi, tangannya mencengkram sesuatu yang tajam di balik jaket yang ia pakai, menahan diri untuk bergerak lebih banyak.
***
Pukul 20.00
Celine dan Kheyla tengah berjalan di jalan yang cukup luas dikelilingu toko toko kecil yang masih buka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Comeback 2 (gxg)
RomanceA gxg story. (Sambungan Comeback) (Mengandung sedikit bahasa inggris) 18+ ofc "Ketos or Alpha?" Tanya ia setengah bingung. "I prefer monster" Jawab Celine dingin
