13. I Do,You Did

302 31 4
                                        

Celine tengah duduk di mejanya tenang atau bisa diperjelas, ia tengah menghadiri pembelajaran teori mengenai karya seni cetak. Tangannya memutar tubuh pulpen searah jaruk jam perlahan menggunakan jari jari nya, tangan kiri menopang dagunya untuk tidak jatuh ke meja.

"In this part we using 3 tricks to —" penjelasan demi penjelasan dan juga rangkuman mengenai karya seseorang yang amat membosankan di depan sana seakan membuat Celine hendak bergegas pulang.

"Stt, hey mate, you bored?" Bisik mahasiswa di sebelahnya, Celine tidak menoleh, ia malas berbicara dengan orang lain tapi kalian tahu kalau Celine bisa melihat sekelilingnya dengan jelas bukan?

"You know mate, you can just go outside for a fresh air" Bisik laki laki di sebelahnya lagi tapi Celine sama sekali tidak tertarik mendengar ataupun mengikuti idenya.

"Cuih, such an arrogant" gumam laki laki di sebelahnya meludah ke lantai.

Tak

Celine meletakkan pulpen yang ia pegang kuat. Membuat semua mata mengarahnya, termasuk laki laki di sebelahnya.

"Something's wrong Alesha?" Tanya Dosen Edward -Dosen kesenian- bingung.

Celine menggelengkan kepalanya, ia mengangkat tangannya ke atas, hendak bertanya.

"Yes Alesha? What do you wanna ask abt?" Tanya Dosen Edward lagi, ia ikut meletakkan spidol yang ia pegang diatas meja.

"When is 'Shut up' Painting by Alexandra Bolzer created?" Tanya Celine datar, menbuat laki laki di sebelahnya terkejut. Ia yakin, Celine tengah menyindir atau menyuruhnya diam tidak secara langsung.

"Well technically it's a modern painting so of course it's painted on 2018, He also got that idea from Jean Lewis" Jelas Dosen Edward singkat, Celine mengangguk, berterimakasih.

Laki laki di sebelahnya tercengang sekejap, Celine melirik ia sekilas lalu kembali bermain main dengan pulpennya tenang.

Kring!

Celine berjalan santai ke parkiran namun belum genap 20 langkah, tasnya sudah ditahan oleh seseorang dari belakang

Bash!

Celine menangkap tangan seseorang yang mengacung ke rahangnya dari belakang, ia menatap orang yang ingin mengejarnya dan membuat emosinya sedikit bergejolak.

"H-How?!" Kejut laki laki itu, Celine melepas cengkraman tangannya lalu kembali berjalan ke motornya yang terparkir di depan sana. Ia tidak ingin terlihat mengancam di mata org lain.

Drrt drr-

BUK!

Lengan Celine dipukul kuat dari samping namun ia sempat menahannya tapi ia lebih dulu mengambil ponselnya keluar lalu melihat nama seseorang tertera di sana.

"Hallo?"

"THEY GOT CAUGHT!!!"

Mata Celine membesar, rahangnya mengatup keras, tangan kirinya cepat menghentikan acungan kepalan milik laki laki di belakangnya. Kakinya menebas betis laki laki, menyikut dadanya dan membuatnya tersungkur ke belakang.

Celine bergegas berlari ke motornya, terdengar suara jeritan nama Gazza di sisi telfon lain.

"SAVE KHEYLA UKH-"

Tit

Celine mengeram kuat, rahangnya mengeras,marah. Tangannya cekatan menggerakkan setir motornya cepat. giginya berderetak,kepalanya terasa sedikit sakit.

10 menit

Kheyla baru menyelesaikan kelas politik, kakinya berjalan keluar dari kelas lelah. Ia baru saja mencerna berbagai penjelasan dan problematika rumit sistem kekuasaan di berbagai negara.

Comeback 2 (gxg) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang