2. Twins

1.1K 65 3
                                        


Kring!!!

Jam mengajar sang dosen telah selesai, Celine memasukkan semua peralatan lukisnya di dalam tas.

Kakinya beranjak keluar dari ruang kelas dan berjalan sendiri di koridor. Seperti biasa, ia  meraih kedua earphone dari tas lalu memakainya langsung.

Sesampainya di parkiran, Celine naik ke atas motor Bmw R Nine dengan santai. Namun tiba tiba saja ponselnya bergetar sekilas.

Unknown :  Watch ur head

Celine dengan cepat memutar stang motornya dan menjauh dari tempat parkir.

BANG!

Sebuah peluru tertembak tepat di tempat parkir Celine.

Dari atas gedung, terdapat pria dengan pakaian serba hitam dengan senapan panjangnya.

Drrt drrt

Celine mengangkat telfon tersebut sambil melajukan motornya ke jalan raya.

"Who?" Tanya Celine tenang dan tidak ada suara dari telfonnya.

"Turn left"

Mata Celine membulat seketika, seseorang yang menelfonnya adalah perempuan yang ia cari cari.

"Go!" Seru perempuan itu kuat mengejutkan Celine. Tangannya cepat memutar stang ke barat.

BANG!

Satu peluru meleset jatuh ke aspal, Celine mempercepat laju motornya. Ia sesekali menatap kaca spion memastikan tidak ada yang mengikutinya.

"Right" Ucap perempuan itu kembali, Celine menuruti perintah ia. Jari manis dan kelingkingnya menarik rem perlahan.

Ia berhenti di depan bangunan tua dengan fondasi yang sedikit aneh dan rumit.

"Go inside" Usul perempuan itu kembali. Celine mematikan mesin motornya lalu berjalan ke pintu tua tersebut.

Celine mendorong salah pintu tersebut perlahan, secara langsung tangannya ditarik ke dalam. Badannya tersenyak ke dinding dan mulutnya dibungkam oleh tangan sesorang. 

BANG! BANG! BANG!

Orang yang menutup mulut Celine berpakaian serba hitam serta memakai masker bewarna hitam. Orang tersebut hanya menampilkan kedua mata coklat miliknya

Beberapa menit setelah tembakan tersebut. Suasana bangunan tersebut terasa lebih aman, orang tersebut melepaskan tangannya dari mulut Celine.

Orang tersebut membuka tas di lantai dan melemparkan handgun ke arah Celine.

"Ada 3 bodyguard di bangunan ini, mereka pakai M4, salah satu dari mereka sniper. U can use gun right?" Tanya orang itu membuat Celine termenung sebentar.

Cetrak

Orang tersebut menarik pelatuk pistol yang ia pegang lalu menatap Celine sambil tersenyum.

"U are still her" Ujar dia itu lembut lalu menarik tangan Celine ke ruangan lain.

Celine manatap orang itu dengan lamat, mengamati setiap gerakannya. Entahlah, salah satu yang menarik perhatiannya sekarang sangat unik.

Langkah kaki dia tidak mengeluarkan suara sedikitpun, orang yang sedang bersamanya benar benar seorang pengintai yang hebat.

Orang tersebut memberhentikan langkahnya dan mengintip isi ruangan yang ada di sebelahnya.

Ia berjalan sedikit berjongkok dan menghampiri salah satu bodyguard itu. Tangannya mengunci leher bodyguard tersebut hingga membuatnya terjatuh pingsan ke lantai.

Comeback 2 (gxg) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang