17. Under the feet

351 26 6
                                        


"Terimakasih telah menggunakan layanan Garuda Airline, perbedaan waktu antara Bandung dan London adalah 6 jam lebih cepat.Sebelum meninggalkan pesawat, kami ingatkan kembali kepada anda untuk memeriksa kembali bagasi ka-"

Celine mengangkat tas ransel ke atas pundak, sambil berjalan keluar ke pintu keluar, Celine tidak sengaja menabrak perempuan berbadan lebih mungil dari depan.

"AU! Be careful!"

Celine mengangkat alisnya, berbalik, menatap sumber suara. Ia menatap perempuan memakai cardigan coklat tengah mengusap lengannya yang sakit.

"Hey! Be car— .... Kiddo?!"

Lima menit berlalu, Celine dan Kheyla berjalan di lobby bandara. Kheyla menarik dua koper yang ia baru ambil dari pengambilan koper dan Celine hanya mendorong koper kecil.

"Kiddo, Kamu kuliah disini juga?" Tanya Kheyla sembari menyamakan langkahnya dengan Celine.

"Hm"

"Katanya disini ada funland lebih besar daripada yang di Dufan loh Kiddo" Semangat Kheyla yang memburu berhasil membuat Celine tertawa sekilas.

"Ya pergi"

Celine mengeluarkan kunci mobil dari sakunya, ia mengambil langkah berpindah ke parkiran

"Where you going??" Tanya Kheyla bingung namun reflek menahan lengan Celine.

"Ke apartemen" Jawab Celine datar. Kheyla bergumam sejenak lalu menarik tangan Celine.

"Can you take me to my apartment? i dont know this city yet"

Celine menatap Kheyla sekejap lalu mengerdikkan bahunya. "Okay, Come with me"

"Yes!" Kheyla berseru senang sekaligus membuat Celine tersenyum diam diam di depan.

Mobil Celine berjalan melewati bangunan bangunan pencakar langit dan terlihat jam big ben dari jendelamobilnya, membuat Kheyla kegirangan. Celine memutar setir, melakukan manuver tajam sesuai GPS.

Jembatan London terbentang luas di hadapan Kheyla, perempuan di sebelahnya kagum dengan jembatan tinggi tersebut. Celine tersenyum, dia sengaja mengambil jalur lain agar Kheyla dapat menyaksikan indahnya kota London di sore hari.

Mereka lewat sebuah lapangan dengan wahana wahan besar bergerak kesana kemari, dipenuhi seruan orang orang yang menaikinya. Kheyla menatap ngeri sekaligus asik tapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk pergi kesana, ia harus memindahkan barang barangnya dahulu.

Celine memberhentikan Bmw miliknya di depan lobby apartemen Kheyla, sambil menunggu Kheyla mengeluarkan koper Celine memeriksa jadwal hariannya untuk esok hari, ia juga mengecek tiket masuk funland yang ingin dikunjungi Kheyla.

"Kiddo"

Kheyla mengetuk jendela mobil Celine, memberi isyarat membuka kaca mobilnya. Sambil mengubah setir kemudi , Ia keluar dari mobilnya.

Kheyla mengulurkan jari kelingkingnya fi hadapan Celine. Membuat sahabatnya tersebut kebingungan.

"Janji nanti kita pergi di funland"

Celine mengernyitkan dahinya tapi ia mengangkat bahunya lalu mengaitkan kalingking Kheyla lemas.

"Hm"

——————————————————

Present time*

Kringg

Kringg

Kheyla merenguh lemah. Belum juga siang, ponselnya sudah berdering apalagi ini adalah hari sabtu. Musim dingin akan dimulai lagi dalam beberapa hari, mulai sekarang.

Comeback 2 (gxg) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang