3. Gettin' fun

834 52 11
                                        


Celine tengah duduk di kamarnya sendirian. Tangannya menggerakkan kuas lukis dengan lembut di atas kanvas.

Pukul 8 malam

Kota London diguyur hujan deras malam ini. Suara rintik hujan membuat pikiran Celine tenang dan diam. Sesekali ia menyanyikan lirik lagu yang ia putar sekarang.

Pikirannya memanglah tenang, tidak ada lagi masalah ataupun beban yang harus ia bereskan kedepannya.

Drrt drrt

Ponselnya berbunyi, ia segera meletakkan kuas lukisnya diatas meja dan berjalan ke arah nakas, mengambil ponselnya.

Tertera nomor yang ia tidak kenali sama sekali namun dengan santainya jari ibunya mengangkat telfon tersebut.

"Door" Ucap seseorang dari telfon tersebut dahulu. Jantungnya kembali berdegup kencang setelah mengenal siapa yang baru saja menelfonnya

Celine berjalan ke pintu apartmentnya lalu menemukan Kallea yang datang dengan jaketnya yang basah.

Bukannya masuk, Kallea menyerahkan jaket bewarna navy yang ia bawa untuk Celine.

"Pakai" Titahnya membuat Celine menggeleng.

"Manja" Cetus Kallea memakaikan jaket tadi ke tubuh Celine dengan cepat.

Kallea mencabut kunci pintu apartment dari lubangnya lalu menarik Celine keluar dari sana dan langsung mengunci pintu tersebut.

"Kita mau ke-"

Belum selesai Celine bicara, Kallea langsung menariknya ke lift. Keduanya masuk ke dalam lift dengan nafas tersengal.

Di dalam lift, Kallea mengatur nafasnya menjadi normal kembali. Sedetik kemudian ia menatap Celine yang sudah tenang daritadi sambil melipat tangannya di dada.

"Hehe" Cengir Kallea membuat Celine mengangkat alisnya dan kembali berekspresi datar seperti sebelumnya.

Ting

Lift telah mencapai lantai 1, Kallea kembali menarik Celine keluar darisana. Mereka berjalan menemui jalan raya yang basah memantul cahaya lampu jalan. Kallea menarik nafas kuat lalu membuangnya lega.

"Wanna race?" Tanya Kallea tersenyum jahil.

Celine tertawa kecil menatap senyum Kallea, mengangguk.

Keduanya melakukan start jongkok. Rambu lalu lintas telah menjadi kuning, bersiap siap untuk mulai.

"Three"

"Two"

"One!"

Lampu rambu lalu lintas berganti merah. Keduanya langsung berlari di atas basahnya jalan raya yang sepi. Kallea berlari lebih cepat daripada Celine dan sesekali ia mengejek Celine yang tertinggal di belakangnya.

Senyuman hangat miliknya terukir kembali di wajah Celine. Entahlah tapi menurutnya ejekan Kallea membuat kakinya untuk berlari lebih cepat mengejar Kallea.

Kallea berbelok ke daerah Chinatown, Celine mengikutinya dari belakang tapi sesampainya di jalan tersebut,Ia tidak menemukan sosok Kallea yang ia kejar.

Comeback 2 (gxg) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang