14. Queen of hearts

323 27 1
                                        


Langit kelabu datang menutup kota revolusi industri di pusat kota London. Seorang perempuan berjalan melepas jaketnya asal ke atas lantai. Ia menatap layar ponelnya sekejap, menatap gedung tingkat di hadapannya telah terang.

Perempuan dengan hoodie yang belum digantinya sejak 24 jam yang lalu telah basah sebagian namun tangannya terkepal kuat, sorot matanya membuat orang orang menatapnya ngeri.

Tidak sampai dua menit, Ia telah sampai di ruangan kosong dengan railing keramik diatasnya. Lampu gantung bercorak kerajaan menerangi ruangan itu sendiri.

"GET OUT!" Murkanya lalu keluarlah 5 laki laki dengan pakaian hitam hitam. Satu diantaranya memakai kemeja bewarna hijau tentara dan celana panjang, laki laki memiliki senyum dan wajah yang beribawa, memesona.

"Hello Alesha...or i co-"

SRAK!

Celine melempar pisau lipat ke perut laki laki itu. Reflek, keempat laki laki lainnya berlari ke arah Celine.

Tangannya terkepal kuat, kakinya tetap berjalan menuju Laki laki dengan kemeja hijaunya. Sejak tadi, Perut bidang ia sudah berlumuran darah akibat pisau Celine.

"Ukh! Stupid! KILL HER!" Seru Pria di hadapannya marah.

Sigap Celine menendang dua laki laki yang datang, menarik kerah pria berpakaian hitam hitam tadi lalu menghantamnya ke lantai. Ia sudah dikendalikan oleh emosinya.

Dua laki laki lain datang mengeluarkan pistolnya. Pria di hadapan Celine tersenyum menang tapi Celine lebih dulu tertawa, membuat ketiga lawannya dilanda rasa bingung.

Senyum yang dipancarkan Pria barusan memudar, ia mencabut pisau di dadanya, berteriak marah, berlari ke arah Celine.

Namun bukannya menghindar, Celine berlari merampas kedua pistol yang dipegang pria berbaju hitam hitam menodong mulut pistol ke pria tadi.

Cetrak

DOR

Tanpa Ragu Celine menarik pelatuk dan menembak paha kanan pria berkemeja hijau barusan. Ia mengarah dua mulit pistolnya ke dua laki laki berbaju hitam di sisi kiri dan sisi kanannya lagi.

DOR!

Serentak Dua peluru lepas dari mulut pistol, menjatuhkan kedua pria yang ia tembak barusan. Celine menatap Pria berkemeja hijau di hadapannya tersenyum, jantungnya berdegup kencang, sensasi aneh muncul di benaknya menatap pria di hadapannya tersebut tajam.

"Stay away from my family" Kata Celine dingin, meninggalkan Pria itu satu satunya yang masih bernafas diantara yang lainnya.

Ia menyimpan dua pistol yang ia pakai tadi untuk menghabisi dua penjaga berbaju hitam di dalam kantong hoodienya. Tangannya meraih benda persegi panjang dari saku celananya dan menekan nama seseorang disana.

"Hello"

"He's yours now" Ucap Celine datar, menatap langit yang sudah menjatuhkan rintik air ke wajahnya.

"Oh! OH! Okay okay! Leave it to me miss Alpha"

Tit

5 menit kemudian

Sebuah mobil  Van putih berhenti di depan hmgedung tingkat di sudut kota. Tiga laki laki berbadan tegap keluar dari van dan masuk ke dalam gedung besar di belakang Celine cepat.

Sosok laki laki berbadan atletis dengan sweater putih dan celana chino krem keluar membawa kantong baju waterproof, pria muda tersebut berjalan ke arah Celine dan memakaikan outer berbahan wol kepadanya.

"Alesha, Kau tidak perlu menunggu van kami sambil hujan hujanan disini. Anda bisa sakit Alesha" Ucap Laki laki di depannya khawatir.

"Bereskan, gua gamau lihat muka dosa dia lagi" Balas Celin dingin, meletakkan dua pistol yang ia pakai di telapak tangan laki laki musa di hadapannya.

Comeback 2 (gxg) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang