"Itu pilihan yang gampang bukan... kau hanya perlu memberikan kedudukanmu kepadaku dan akan kuberikan kekasihmu kepadamu,tanpa terjadi sesuatu? Mungkin saja jika kau menurut" timpal pria tampan tersebut.
dia Kim Suho,sepupu Sana.
dulunya Sana dan Suho sangat dekat bahkan kedekatan mereka terlihat seperti saudara kandung.
dahulunya mereka selalu bersama. Saat bermain,saat bersekolah dan saat membagi kisah bersama. Namun karna suatu masalah,mengharuskan mereka berpisah dan menjadi musuh.
Ngomong ngomong...
"Kau tidak bisa menjamin ucapanmu.. tunjukkan dulu dimana Dahyun... baru kita sepakati" Wajah Sana terlihat serius sedangkan Suho hanya bisa tertawa dengan usulan Sana.
"Baiklah akan kutunjukkan" Suho mengambil sebuah tablet besar yang berada didalam tas nya kemudian memencet sesuatu membuat Sana mengernyit bingung.
"Annyeong Dahyun-ssi bagaimana keadaanmu... btw ada orang yang ingin berbicara denganmu..
Suho memberikan tablet nya pada Sana yang ternyata sudah tersambung dengan video call.
Sana terkejut saat melihat keadaan Dahyun yang diikatkan disebuah bangku dengan mulutnya ditutup dengan lakban yang tidak memungkinkan untuknya bicara.
Sana tidak tahan melihat keadaan Dahyun.. wajahnya terlihat sangat pucat dan pasrah.
Tanpa disadari. Air mata Sana jatuh begitu saja.
melihat seseorang yang ia cintai disiksa dengan jahat membuat emosinya menggebu gebu.
"Jadi bagaiman? Setuju ?" Sana masih dengan isakannya. "Kenapa kau melakukan ini?! Dahyun tidak terlibat apapun disini tapi kenapa...
"Kau bilang tidak terlibat?! Ingatlah bahwa semua hal yang berkaitan denganmu akan selalu terlibat dalam masalah ini,asalkan kau memberikan apa yang kumau... mungkin aku tidak akan mengganggumu lagi" ujar pria itu dengan santai. Sana mendengus kesal.
Ia tidak akan percaya terhadap omong kosong pria didepannya ini. Keluarga mereka sangat suka membual akan segala sesuatu hingga membuat semua orang tidak percaya lagi kepada mereka,
jika saja mereka tekun dalam menjaga kepercayaan,pasti semuanya tidak akan menjadi seperti ini.
Sekecil apapun kepercayaan yang kita dapatkan,jangan kita sia sia kan.
"Bawa dia kemari" lirih Suho dalam telpon
"Tunggulah,dan... usir semua orang itu dari sini. Aku tau kau membawa sesuatu, dan jika tidak....
"Jika tidak apa?" Timbal Sana.
"Kau tidak bisa melihat Dahyun lagi."
Sana terdiam.
Ia segera menelpon Momo kemudian menyuruh mereka untuk pulang.
awalnya Momo tidak mau dan terus bertanya tanya namun segera ia turuti saat mengetahui nyawa Dahyun sebagai taruhan.
bermenit menit berlalu hingga sebuah pintu digoncang dengan keras membuatnya terbuka dengan kasar.
Dahyun terlihat dipapah dengan tidak manusiawi ! Sana sangat khawatir dan menyesal skarang.. harusnya ia tidak kembali lagi dengan Dahyun.. Harusnya ia tidak pernah bertemu dan semua ini tidak akan terjadi. namun sekarang apa? menyesal?-tapi ini sudah terjadi. tidak ada yang dapat ditarik kembali
"sepertinya kau lupa bahwa aku belum memiliki posisi itu..
" ya tapi kau bisa membujuk ibumu..Sana-ssi" ujarnya sembari menopang dagu ke sebuah meja yang berada disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Queen; silence in the dark[END]
RomanceLikah likuh kehidupan seorang wanita angkuh yang mencoba untuk lari dari kenyataan bahwa ia seorang RATU. Sementara terjebak dalam status itu, ia berusaha untuk mengejar cintanya.
![Queen; silence in the dark[END]](https://img.wattpad.com/cover/243933827-64-k582126.jpg)