How to Fix It

1K 117 10
                                        

Time Rewind
Blue Exorcist ©Kazue Kato
Fanfiction© Athanansia976


-How to fix-

Ada kala dimana Rin sangat ingin bicara pada Yukio soal apa yang telah dia saksikan di masa depan. Walaupun begitu dia takut pada efek kupu-kupu yang akan terjadi jika Yukio tahu saat ini. Meskipjn ayah angkat mereka masih hidup saat ini. Tapi masalahnya umur ayahnya sudah semakin tua, saat dia meninggal Satan pasti akan menggunakan Yukio. Bicara pada Yukio ataupun ayahnya sama sekali tidak ada gunanya karena sama saja dengan dia membeberkan semuanya pada Satan tentu karena mereka adalah jendela Satan. Di sisi lain mereka akan mencurigai gelagat Rin yang tentu saja mencurigakan.

Selama hampir tiga dekade Rin hidup sebelumnya dia telah mengalami banyak hal, tentu ada kalanya dia harus menghadapi banyak orang dengan prokontra yang panjang. Bagaimana tidak Rin adalah anak satan, banyak orang takut kalau Rin suatu suatu saat seperti Satan walaupun dia menjadi pahlawan sekalipun, Rin tetap saja anak satan. Sebenarnya demon sidenya memang mengakui dia adalah anak satan tapi tidak berarti dia ada di pihak Satan dia membenci semuanya. Manusia atau iblis sama saja baginya. Butuh waktu lama untuk bisa berdamai dengannya, dia sering sekali bilang kalau Rin tidak berguna tanpanya, Rin juga berpikir begitu pada dasarnya mereka adalah satu jika saja Mephisto tidak memisahkannya mungkin Rin tidak akan punya dua sisi tapi diantara dua sisi. Rin berpikir haruskah dia bilang semuanya pada Mephisto, tapi dia masih tidak yakin padanya, karena selama yang dia tahu, Mephisto adalah sosok paling manipulatif sepanjang hidupnya.

Sementara dia mulai mengenal teman-temannya kembali dia akan segera menerima konsekuensi dimana dia akan dibenci. Pertanyaanya apa yang akan terjadi jika Rin memberikan reaksi yang berbeda saat semuanya terbongkar, menunda rahasia itu terlalu lama juga akan menghacurkam kepercayaan mereka pada Rin. Sekarang apa yang akan terjadi apakah dia akan dibenci selamanya bahkan setelah dia mengalahkan Impure King nanti. Rin tidak tahu, yang jelas dia harus siap. Jika tindakannya memicu buttefly effect yang sangat besar mungkin saja yang akan terjadi akan diluar kendali Rin dan mungkin dia akan berjuang sendiri.

Tentang Yukio, Rin sangar khawatir padanya, dia mungkim sangat jenius tapi dia akan menjadi lebih kekanakan darinya jika dia dalam keadaan frustasi. Yukio bahkan bisa bertindak nekat tanpa berpikir. Dibalik senyum formal dan juga sikap dewasanya Yukio tetap anak-anak dalam penampilan dewasa, dengan wajah borosnya orang tidak akan menyangka, Rin bahkan baru tahu sifat Yukio ini setelah ayah angkatnya meninggal saat mereka hanya tinggal berdua di asrama. Rin bahkan takut Yukio marah saat dia lapar, saat Yukio lapar marahnya melebihi marah Rin.

Sementara ayah angkatnya dia bahkan nyaris tidak mengenalnya karena di biara dan di luar sangat berbeda. Dia tidak tahu apa yang dilakukan ayahnya diluar, tanpa penasaran atau mencari tahu sedang apa ayahnya diluar sana dan juga Yukio. Awalnya pada bagian ini Rin merasa kalau hanya Yukiolah yang dianggap anak oleh Shiro, tapi sekarang diapun faham atas semuanya. Rin dulu terlalu tidak peduli pada apapun sehingga dia bolos sekolah dan menghabiskan waktu dengan tidur di kuil. Rin hanya tidak bisa menerima lingkungan, saat itu tidak ada satupun yang menerima keberadaannya sejak dia masih TK karena dia terlalu kuat, bahkan menakutkan bagi siapapun yang dia tolong. Jadi sangat sulit berteman, Rin hidup seperti lilin  dengan terlalu peduli pada orang lain dan membiarkan dirinya celaka. Andai saja Rin bisa bersikap acuh tanpa ikut campur pada perkelahian orang lain mungkin dia akan punya beberapa teman. Sementara Yukio yang tenar sebagai juara umum dan siswa teladan, Rin juga tenar sebagai berandalan paling kuat disekolahnya, mereka terkenal dengan cara berbeda. Ayahnya juga seolah membiarkan dia seperti itu.

Ada kalanya Rin merasa dia dibesarkan seperti dia adalah anak bungsu perempuan, karena hanya memasaklah hal yang di ajarkan Shiro sejak kecil, tidak ada skill lain yang dia ajarkan hanya memasak. Seperti anak perempuan zaman dulu mereka hanya pintar pada urusan dapur dan tidak ikut terlibat dalam pekerjaan lain.

Time RewindTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang