Demi waktu yang membeku,
Yang seolah berhenti berdetak untuk sekian rasa yang ingin tumpah.
Aku terperangkap di dalamnya.
Meski kali ini hidup lebih dipenuhi kehampaan,
Tak bisakah berdetak lagi?
Dalam sekejap aku kembali dibawanya ke titik nol.
Pada detak dimana semuanya berawal.
Ia seolah mengajak memulai kembali semuanya dari awal.
Dan aku yang masih berusaha mati-matian menolaknya.
Dengan segala alasan perjuangan yang telah kulakukan,
Mengapa segampang ini menyeretku ke titik awal?
Luka yang masih sering terbuka, lalu luka-luka baru yang datang atas nama rasa sepi,
Tolong kembalilah...
Penyembuh..
Tolong kembalilah, pelangi rasaku.
Selasa, 13 Juli 2021
Meilusy.
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Tentang Kita.
PoetryKumpulan sajak, suara dalam kata, curahan hati, puisi. Semua kumpulan sajak ini adalah hasil Kolaborasi 2 orang. @meilusy @solawatiwr Terima kasih telah membaca, tolong beri vote, kritik dan saran agar kami terus berkembang, ya :)
