Maaf.

41 3 0
                                    

Entah sudah berapa banyak rindu yang diutarakan.
Yang di pendam lebih banyak lagi.
Semuanya tak pernah sama lagi.
Seolah selalu melarikan diri, bersembunyi.
Refleksi kehidupan nyata, memilih sesuatu sebagai bentuk pelarian.
Seolah tak pernah benar-benar jujur.
Apa lagi yang disembunyikan?
Begitu banyak dihimpun sendirian.
Mencoba baik-baik saja ditengah badai tak bernama, rindu yang kerapkali mengunjungi pada malam hari atau hari-hari sepi.
Dalam diam, dipenjarakan dalam tulisan, sajak-sajak yang seringkali tak bernama.
Rasa yang tak menemukan tempat untuk pulang atau dilabuhkan.
Lara, kenangan, hal-hal rumit dan kusut, semua dititipkan pada sajak berderai air mata.
Memilih bahagia yang ditunjukkan pada dunia.
Mungkin kau bisa memilih tak jujur, tapi bukankah kau tak pernah bisa membohongi diri sendiri?
Tak semua hal bisa ditunjukkan dengan mudah.
Tak semua hal bisa dijelaskan dengan suara.



Sabtu, 14 Maret 2020.
Meilusy

Semua Tentang Kita.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang