Mungkin kau hanya rindu. Kau rindu, bukan?
Menjelajah ke beberapa tempat seolah sebagai bentuk sebuah pelarian.
Kau tak tahu arah mana yang benar.
Mereka tak membawamu ke tempat yang berbeda atau ke tempat yang sebelumnya.
Seolah kau tak dimana-mana.
Mereka membiarkanmu berkelana sendirian.
Sedikit ketakutan.
Tapi kau tetap bertahan.
Kau tetap menghimpun lara itu.
Tak menunjukkan apapun.
Seolah memang tak ada yang terjadi.
Padahal rumit kerap kali menghiasi hari-hari panjangmu.
Kadangkala kau biarkan luka itu menganga.
Keping-keping kenangan berserakan itu kau kumpulkan.
Tangis kau biarkan pecah bersama senandung nada.
Coba menguatkan diri sendiri.
Memangnya apalagi yang tersisa?
Kamis, 12 Maret 2020.
Meilusy
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Tentang Kita.
PoetryKumpulan sajak, suara dalam kata, curahan hati, puisi. Semua kumpulan sajak ini adalah hasil Kolaborasi 2 orang. @meilusy @solawatiwr Terima kasih telah membaca, tolong beri vote, kritik dan saran agar kami terus berkembang, ya :)
