Seluruh member Storm berkumpul di Mouse Rabbit,topic utama mereka kali ini adalah pelaku percobaan pembunuhan di Panti Asuhan kemarin.
“Hyung, apakah Mumu sudah sadar?” tanya Henry pada Eunhyuk.
“Ia sudah sadar. Tapi masih lemah”
“Sepertinya aku kenal siapa pelaku nya” tambah Siwon.
“N-nugu?”
“Aku sempat mengejarnya saat ia lari ke parkiran panti. Mobilnya berwarna merah muda. Seri nya seperti plat Seoul.” Terang Siwon.
“Tapi siapa ya dia? Kalau warna mobil seperti itu biasanya pemiliknya adalah wanita” tambah Yesung.
“Uhm.. apakah kau masih ingat tinggi orang itu Hyung?” tanya Kyuhyun pada Siwon.
“Dia tidak terlalu tinggi, bentuk tubuhnya seperti wanita”
“Soilma… Mianhae aku harus pergi dulu” Eunhyuk bergegas keluar dari Mouse Rabbit.
*KIKI POV*
Kami sedang berkumpul di flat, aku bermain PSP sedangkan Nurfa asyik dengan handphone nya. Maklum saja ia baru bepacaran dengan Yesung beberapa minggu kemarin.
Mumu berada di dapur untuk menyiapkan sarapan. Dia adalah koki terbaik yang kami miliki. Jangan pernah menyuruh Nurfa memasak karena dijamin makanan itu akan berakhir di tempat sampah. Saat Mumu sakit kemarin, dan kami (aku dan nurfa) kelaparan, ia mencoba membuat kimchi, dan rasanya sangat aneh.
“Eheemm..Hem..” aku sengaja berdeham saat melihat Nurfa senyum-senyum sambil membalas sms.
“Mmuuuu… udah selesai belum sarapan nya?” aku berteriak di dekat handphone Nurfa saat ia sedang menelfon Yesung.
“Hyyaakk!! Hushh..Hush..” Nurfa mengibaskan tangannya menyuruhku menjauh dari nya.
Aku memasang tampang sengit ke arahnya. Dan berlalu menuju dapur.
“Ayok sarapan, Nurfa mana?” tanya Mumu.
“Tuuh dia masih betah di jendela, biasa baru pacaran siih” seru ku.
“Hhuuww sirik aja” ejek Nurfa.
“Iiih sorry yyaaa, gw sirik sama lo?? It’s not my style” balasku sembari mengibaskan rambut ku.
“Udah-udah cepet makan nanti keburu dingin looh”
***
Karena hari ini hari weekend, kami semua libur ngampus. Aku menemani Mumu mengobrol di kamar nya. Ia mengerjakan beberapa tugas yang kemarin belum sempat di kerjakan karena insiden di Panti Asuhan.
“Mu, lo masih inget enggak sih sama orang yang mukul lo di panti itu?” tanyaku.
“Enggak, gw kan ngebelakangin dia”
“Uhm, lo enggak mau ngelapor Mu?”
“Enggak usah lah lagian gw juga enggak kenapa-kenapa kok” jawabnya sembari membolak-balik paper.
“Kalo gw jadi lo, gw bakal lapor Mu, gw tuntut tuh orang” ucap ku bergebu
“Untung nya gw bukan elo” ejeknya.
Aku melempar bantal ke arah nya, ia hanya tertawa. Tiba-tiba Nufa masuk, aku memperhatikannya dari atas sampai bawah.
Ia memakai dress berwarna merah menyala diatas lutut dipadu dengan jaket kulit hitam dan sepatu boot hitam dengan heels setinggi 10 cm. Ia terlihat sangat seksi dengan tinggi nya yang semampai dan body nya yang sintal.
KAMU SEDANG MEMBACA
When I Meet You
Roman pour AdolescentsMenceritakan tentang 3 mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Korea Selatan atas nama persahabatan. Kiki, cewe yang terobsesi dengan Kim Ryeowook, kaka tingkatnya di kampus. "Love at the First Sight" terjadi saat ia melihat Ryeowook di acara 'Nigh...
