Ferel laki-laki yang banyak di incar oleh para wanita di universitas x karna ketampanan nya. Dia orang nya cuek,dan dingin,tapi kalo dengan orang yang dia sayangin dia bakal sangat peduli dan sayang
"Ayo"aja ferel kepada Fahri,fiko
"Elah irit banget lu ngomong"ucap Fahri yang sudah tau sifat nya ferel
"Ikut ga?"jawab ferel dengan dingin
"Ayo ri, ga ush banyak ngomong dah"ajak fiko pada Fahri yang mengejek ferel
Mereka bertiga pun pergi menuju kantin, emang seperti itulah mereka,kadang berantem kadang ketawa-ketawa,itu lah persahabatan mereka,yaa walaupun salah satu nya sangat dingin tapi Fahri dan fiko tau klo ferel itu sayang sama mereka berdua.
Mereka bertiga duduk di kantin sambil membeli makanan yang mereka ingin kan
Ferel ngerasa ada yang ngelihatin dirinya
Dan mata dia tertuju ke satu titik ya itu Ayla,dalam hati ferel juga terkejut karna dia ga habis pikir bisa ketemu Ayla lagi di universitas yang sama,tapi ferel sebisa mungkin mengontrol keterkejutan nya denga memasang muka dingin dan jutek nya,toh dia juga waktu SMP tidak terlalu dekat dengan Ayla hanya sebatas teman Sekelas ,setelah itu ferel langsung mengalihkan mata nya dan langsung mengobrol dengan Fahri dan fiko.
Setela semua pelajaran selesai ferel kembali kerumah ny.
"Ferel ayo makan sini"panggil mama ferel
"Iya"ferel
"Astaga irit banget jawab ny"
"Ferel?"panggil mamany ferel
"Kamu udah punya pacar ga?"tanya mama ferel
"ada satu cewek yang lagi ferel deketin"
"Kenapa ma?"
"Ga ada,gapapa"mama ferel tersenyum canggung
Dalam kamar
"Itu mama kenapa ya nanya kaya gitu,mencurigakan"tanya ferel dengan dirinya sendiri
💜💜
Ferel pun sampai di universitas x,langsung menuju kelas nya.
Pelajaran pun dimulai...
Pelajaran pun selesai,ferel keluar dari ruangan kelasnya bersama seorang perempuan,ya wanita yang sedang di dekat tin ferel namanya Laura,Laura ini termasuk cewek yang jutek,judes dan berkelas tinggi banyak cowok yang takut Deket dengannya
Tapi lain cerita dengan si ferel ini entah kenapa dia menyukai gadis seperti Laura,Laura sangat baik dan lemah lembut jika sedang didekat ferel,karna itu lah ferel menyukainya,ferel tidak tau sifat asli Laura
"Ferel abis ini kamu mau kemana?"tanya Laura
"Ga tau "jawab ferel dengan dingin seperti biasa
"Ya udah kita makan yuk"
"Hmm"jawab ferel
Setelah itu mereka menuju ke restauran terdekat untuk makan.
Sebenarnya ferel itu mau menyatakan cintanya kepada Laura,tapi entah kenapa hati nya belum siap mau menyatakan nya kepada Laura makanya sampe sekarang dia hanya menjadikan Laura teman dekat,dia hanya memendam rasa itu.
"Eh ri itu si ferel sama nenek lampir mau kemana tu?" Tanya fiko ke Fahri
"Emang sih ferel itu ga nyadar ya,dia itu lagi jalan sama nenek lampir,gua aja takut"jawab Fahri
"Ya udh biarin aja nanti si ferel bakal sadar sendiri gimana kelakuan nenek lampir itu"ucap fiko
💜💜
Di lain tempat, Ayla dan teman"nya menuju ke mall setelah pulang kuliah,mereka ingin membeli sesuatu sekalian cuci mata kata sih salsa.
"We makan dulu yok laper ni"kata salsa
"Nanti aja belanja dulu baru kita makan"jawab si Dila
"Iya belanja aja dulu sal"kata gue meyakinkan salsa
"Iya ya udah ayok belanjaaa"
Mereka belanja membeli barang yang mereka butuhkan,dan mereka sangat bahagia namanya juga perempuan klo yang namnya belanja pasti mata langsung seger.
Setelah mereka bayar belanjaan masing masing,ini lah saat yang ditunggu-tunggu salsa makan,anak itu emang pikirannya makan tapi badanya segitu aja.
Mereka bertiga masuk kedalam restauran dan langsung duduk di tempat yang kosong.
"Lu pada mau pesan apa ni"kata gue
"Gua mau pesan nasi goreng cumi sama jus alpukat"kata salsa
"Gua pesen mie goreng aja dah,sama jus jeruk"jawab Dila
"Ya udah gua pesen..."ucap gue terhenti karna gue meliha sesuatu yang tidak diharapkan.kenapa guaa harus ketemu dia lagi sih,mana dia sama cewek lagi berduaan doang.tapi apa peduli gua ga ada hubungannya juga
"Ay pesan apa lu"tanya salsa sama gue
"Gua pesen kaya lu aja sama persis sal".
Setelah menunggu beberapa saat pesanan Dateng.
Tapi entah kenapa gua kok kayak ga selera makan liat pemandangan di depan gua,tapi kan gua udh ga suka lagi dengan dia,tapi kok kayak gua iri dengan tu cewek,ah sudah lah gua yakin si ferel ga tau gua ada disini kagak peduli juga dia,ga usah berharap deh Ayla halu dah lu. Batin Ayla menepis isi pikirannya
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE DESTINY
RomanceTakdir yang tidak disangka-sangka,dijodohkan dengan "dia",dan keduanya pasrah menerima perjodohan tersebut,dan hari-hari mereka sangat lah dingin,ada apa dengan mereka?apakah hari-hari mereka bisa mencair?
