Soon

1.9K 269 21
                                        

❤️

❄️

🌙

🦋

Paginya...

Karina terbangun lebih dulu, memandang wajah damai gadisnya yg masih tertidur dengan wajah sembab sehabis menangis.

Karina melirik jam di nakas, masih pukul 7.30am dia segera beranjak, sebelumnya mengganti lengannya yg semalaman digunakan sebagai bantalan kepala winter dengan bantal tidur.

Sedikit meregangkan badan dan kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

30 menit kemudian karina keluar dengan rambut basah dan bathrobe yg melekat di tubuh indahnya, sejenak melirik winter yg masih tertidur seperti bayi.

Tak berniat mengusik tidur nyenyak gadisnya, karina segera mengganti baju dan bersiap, kemudian mengecup pelipis winter dan meninggalkan kamar.


*Dapur

Karina pov

Karina tengah berdiri di depan lemari es sembari bersendekap, memilah bahan dan memikirkan makanan apa yg akan dia buat untuk sarapan mereka pagi ini.

"Eumm... Eomma, katakan, aku harus membuat pancake atau makanan berat?" Karina

"Kamu punya adonan pancake?" Seulgi menjawab dari sambungan telfon yg di loud speaker

"Eoh... Ada sedikit" karina mengambil mangkuk besar yg berisi adonan pancake

"Buat itu saja sayang, kemudian potong beberapa buah" irene ikut menyahut

"Oke mommy" karina, dengan cekatan menyiapkan segala bahan yg dia butuhkan.

"Mommy & eomma sedang apa?" Karina

"Sarapan, btw dimana menantu eomma?" Seulgi

"Jongie masih tidur, dia- Aaagh... Kamjagi" karina mematung dengan memegang daerah dadanya, dia merasakan kinerja jantungnya meningkat.

"Sayang kenapa?" Irene cemas

"Kenapa karina?" Seulgi juga ikut panik

"Selamat pagi eomma, mommy" winter menyapa dengan masih memeluk karina dari belakang

"Pagi cantik" seulgi

"Pagi winter sayang" Irene

"Minjeong-shi, tolong berhenti membuat ku spot jantung, aku bisa mati muda" karina mulai menenangkan dirinya

"AHAHAHA... Maafkan aku chagiya" winter memberikan kecupan di sudut bibir karina

"Ahahaha... Jadi karina berteriak karena winter?" Irene

"Maaf mommy" winter tersenyum sembari memperhatikan karina

"Bisa bantu aku siapkan beberapa potongan buah?" Karina melirik winter

"Yess boss" winter langsung menuju lemari ess dan mengeluarkan beberapa buah untuk di cuci dan dipotong.

Karina sendiri tengah fokus membuat pancake, dan dengan posisi saling memunggungi winrina tengah fokus pada kegiatan masing masing, dengan sesekali menjawab perkataan irene dam seulgi dari sambungan telfon.

"Oh iya sayang, makan siang nanti kami datang ke sana ya, bersama eomma dan mommy nya winter" seulgi

"Eohh, akan kami siapkan makanan nanti" karina

"Tidak perlu, kami akan membeli nya dalam perjalanan ke sana nanti" irene

"Apa ada hal penting Sampai eomma dan mommy harus datang ke sini?" Winter masih fokus dengan buahnya

THE IDOLTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang