Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Momo: Terima kasih sudah berkunjung!
Momo: Yuki, pelanggan makan siang terakhir sudah pergi. Kerja bagus hari ini!
Yuki: Oh. Kerja bagus.
Momo: Untuk saat ini, kita menggunakan nama samaran dan bekerja di teishokuya makan siang (1) untuk mendapatkan uang, tapi entah kenapa hasilnya menggembirakan.
Yuki: Ya, pelayananmu yang hebat sangat membantu, Momo. Mengingat aku tak pandai dalam urusan ramah-tamah.
Momo: Kamu enggak akan berpura-pura sopan, bukan?
Yuki: ....
Tentu tidak.
Yuki: Aku tak akan lupa dengan hari-hari yang kejam itu, hingga aku mati.
Yuki: Begitupun dengan sebutan Hundred Claws dan Thousand Eyes.
Momo: Aku sudah lupa nama-nama norak itu...?
Yuki: Kau juga lupa dengan partner lama kita?
Momo: Tentu saja. Aku sudah melupakan si Cakar Naga itu setelah merobek-robek otakku.
Yuki: Kau benar-benar tidak ingat.
Momo: Diam!
Yuki: Yang harus kita benci bukan TRG.
Momo: Aku tahu. Si Nomor 2. Dari Code Name: 256.
Yuki: Jika kita telah melakukannya, kita juga bisa membunuh Si Nomor 5 dan Nomor 6.
Momo: Benarkah? Yay!
Karena mereka sepertinya akan menghalangi pembalasan kita!
Yuki: Terdengar serukah untukmu?
Momo: Tentu saja. Jika aku bisa melihat wajah mereka yang telah mati, mungkin aku tak bisa menahan kegembiraanku sekarang!
Yuki: Haha. Aku juga.
Yuki: Aku bisa mendengar suara pembalasan kita segera berakhir.
Aku tak peduli jika ada yang mati, ataupun mengorbankan penduduk Kota Ainana.
Kita akan segera bertemu.... Nikaido.
(1: Teishokuya adalah restoran yang khas dengan menjual menu secara set lengkap di Jepang, yang terdiri dari nasi, sup, acar, dan hidangan pendamping seperti daging atau sayuran)
Episode 2
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.