Hai semuanya😸🙌
Siapa yang nungguin cerita "Ria, are you oke?" Nih? Yuk absen!
Aku juga mau tanya, kalian tau cerita aku dari mana nih?
Sesampainya di bandara, Zein dan alya, di ikuti oleh segerombolan joko cs dan wulan cs menghampiri satpam yang berjaga di area bandara.
"Permisi pak saya mau tanya, apakah pesawat dari jakarta menuju padang apa benar mengalami kecelakaan?." Tanya zein sambil menahan air yang akan menetes di pipinya.
"Iya pak benar, tadi pada pukul jam 13:22 siang, tepatnya di pulau pagang." Ujar satpam itu.
Joko & Wulan cs reflek berteriak. "Apa??? Di pulau??!!." Tanya mereka bersamaan
"Iya dek, di pulau pagang, tim dari kamu sudah mencari orang-orang yang ada di dalam pesawat itu." Sambung pak satpam.
Zein makin menangis tersedu-sedu sambil memeluk alya dari samping. "Baik pak, kalau begitu saya permisi. Terima kasih ya pak informasinya." Ujar alya lalu membawa zein yang masih di dalam pelukannya itu menuju mobil.
Sekarang tujuan mereka adalah, mencari ria, di pulau pagang itu.
Ria, are you oke?
Seorang gadis cantik terbangun dari tidurnya, ia melihat sekelilingnya terdapat kamar yang sangat luas serta terdapat satu anak laki-laki lebih tua 4 tahun darinya, lalu ke-dua orang tua lelaki itu, mungkin?.
Ria berdesis kala kepalanya merasa sakit. "Aw, loh gua ada di mana nih?" melihat sekelilingnya, ya! Dia sedang berada di rumah seseorang yang sangat megah
Lelaki itu menatap ria, lalu tersenyum. "Hai, udah bangun?, kepalanya masih sakit?"
Ria menatap lelaki itu, "Udah nggak, btw makasih udah nolong"
Lelaki itu tersenyum lagi. "Gapapa, kenalin nama gua Akbar, dan ini orang tua gua" Ucapnya sambil menunjukan kedua orang tuanya.
Ria akui, memang sepertinya mereka adalah orang ber-ada, karena sangat terlihat dari kamarnya yang sangat luas dan terlihat sangat rapih. "Oh, iya, perkenalkan juga gua ria, Bu, Pak dan akbar, bisa panggil saya ria aja"
"Jangan panggil Buk, Pak ah, kedengerannya kaya udah tua aja haha, panggil aja Tante Vina dan Om Reno aja ya ria"
Ria hanya cengengesan. "Hehe, iya deh Tan, Om, btw makasih juga udah bawa ria ke sini"
Reno dan vina tersenyum. "Sama sama, ria" ujar mereka sambil tersenyum. "Dan apakah orang tuamu tau kalau kamu terdampar di lautan?" Tanya Reno.
"Hmm, mereka tidak akan peduli dengan ku, apalagi sahabat-sahahatku, mereka sudah menganggapku sampah." Jawab ria dengan nada gemetar.
Reno dan Vina yang melihat keadaan ria pun merasa iba, lalu Vina segera memeluk ria bak anak kandungnya sendiri. "Baiklah. yasudah sekarang kamu beristirahatlah dulu ya, nanti jika badan kamu sudah merasa pulih, kami janji, akan membawa kamu pulang ke tempat asalmu." Ujar Vina sambil mengelus rambut ria.
Ria memejamkan matanya, baru kali ini ia merasakan pelukan seorang ibu. "Baiklah, terima kasih."
••
Sementara zein dan segerombolan sedang mencari ria di tepi laut. Mereka menyusuri sudut-sudut pantai tempat ria kecelakaan, tetapi hasilnya zonk. Ria tak ada di manapun.
Zein terisak, ia memikirkan kalau dulu dirinya sangat keras kepada ria. "Gimana ini? sampai sekarang.. ria belum, di temukan Alya... Aku sangat frustasi."
Alya hanya bisa memeluk Zein, untuk menenangkannya.
Sedangkan Indro terus mencari ria di setiap sudut bersama Joko, Wulan, Santi dan lili. Indro terus saja berteriak, dia tak peduli sudah jika keadaannya kini seperti orang gila. Dia tak perduli jika orang-orang terus melihatnya.
"Riaaaaaa, lo di manaaaa!" Teriaknya, sekarang pakaian indro dari seluruh badannya dari atas sampai bawah sudah seperti orang gila.
Joko terus menarik Indro untuk kembali bersama Zein dan Alya. "Ayo ndro, kita tunggu aja di pos pantai ya? Insya Allah ria bakal baik-baik aja.",
Indro kesal lalu langsung menghantam joko. "Lo ngomong enak banget ya? Kalo ria kenapa-napa gimana?! Itu ria! Seseorang yang gua cinta! Bayangin. Bayangin kalo Wulan kaya gini, apa yang bakal elo lakuin? Pasti nyari kan!"
Karna Joko hanya bisa diam, Indro pergi lagi sambil berteriak-teriak. "Gue ga bisa! Ria itu penting bagi gue!! RIAAAAAAA LO DIMANAAAAA, KAWAIII, RIAA, MAAFIN GUE RII!, RIAAAA AYO PULANG!!"
Wulan memeluk santi dan lili. "Gue ga mau kalau sahabat gue pergi..." Ujarnya sambil menangis
Santi hanya bisa memeluk Wulan erat-erat. "Maafin gue ri, gue udah di butakan oleh cintanya roni, sampai² gue lupa, cara lo dulu mempersatukan hubungan gue sama roni." Ujarnya di dalam hati.
Indro sudah acak-acakan rambutnya ia jambak jambak sendiri oleh tangannya sambil berteriak
"RIA KALO LO GA PULANG, GUE BAKAL TERUS JAMBAK-JAMBAK RAMBUT GUE SAMPAI HABIS!!"
"RIAAAA LO DI MANA?"
"KAWAINYA INDRO??"
"RIAAA AYO PULANG!!, LO GA LIAT APA? RAMBUT GUE UDAH KAYA GEMBEL TAU GA DEMI DAPETIN LO! SEKARANG AYO PULANG RIA KAWAINYA INDRO!!"
Indro terus saja berteriak, sedangkan joko cs menenangkan indro, wulan cs sedang membantu zein dan alya.
Lili duduk termenung di samping Zein dan alya. "Maaf ri, gue suka bentak-bentak lo, maaf."
______________________________________
NOTE:
•BACA SAMBIL DENGER LAGU DI ATAS!
•FOLLOW AKUN INI!
•KASI VOTE
•KASI KOMEN
(terimakasih💞)
KAMU SEDANG MEMBACA
Ria, are you okay? [ END ]
Short StoryRia calista yang di butakan oleh cinta, hingga membuatnya menjadi jahat dan di benci oleh teman-teman dan sahabat karib dekatnya. Ria gadis cantik itu menyukai sahabatnya itu yang bernama Indro hidayah, Indro juga dulu sempat menyukai ria, namun ria...
![Ria, are you okay? [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/279412289-64-k774701.jpg)