Keesokkan harinya...
"Riaa bangun, kamu ga ikut camping? Uda udah siapin barang-barang kamu loh"teriak Uda Zein dari lantai bawah.
Sedangkan ria yang di kamar baru saja bangun.
"Iya Uda, ini ria mau mandi"teriak ria tak kalah kencang.
Saat ria ingin berjalan, betapa terkejutnya dia bisa berjalan dengan normal.
"Ini serius????"tanya ria
"Aaaaaa udaaa ria udah bisa jalan"teriak ria kencang, membuat Zein dan juga Alya lari ke arah kamar ria.
Brak!
"Ria! Kami udah bisa jalan??"tanya Alya
"Iya uni, ini ria bisa jalan hiks, ria seneng banget"
"Yaudah, kamu mandi, abis itu ke bawah, sarapan yaa"ujar Zein memeluk tubuh ria lalu pergi dari kamar Ria.
••••••••••
Sehabis mandi ria, ia langsung memakai hodie berwarna navy dan memakai celana jeans berwarna hitam. Ia juga sudah selesai makan dan sekarang ia telah sampai di sekolah.
"Ria, ini Uda kasih uang buat kamu di sana, tapi inget! Jangan boros!"ujar Zein memberi ria uang berwarna 5 lembar.
"Hehe, siap Uda sip"ujar ria lalu mengancungkan jempolnya.
"Yaudah, sana gabung sama Wulan cs"
"Iya Uda, yaudah Uda pulang aja, di tunggu sama uni soalnya hahahahaha"tawa ria pecah
"Haha, yaudah Uda pergi! Jangan bandel ya! Jangan buat ulah! Inget?"
"Iya Uda super duper bawelll hihi"
Lepas itu Zein pergi dari sekolah. Ria masuk lalu ia melihat sekeliling banyak yang sudah siap, tapi ia mencari Ryan, dimana bocah itu? Batinnya.
"Eh ria, sini ikut kita"ujar Wulan
Ria menghampiri mereka, tapi jangan salah, ia diam, ia tidak ingin mengobrol dengan mereka.
"Oke semuanya, sudah siap?"tanya pak Iwan
"Sudah pak!"
"Mari kita masuk ke bus"
Ria sudah memasuki bus, tapi sekarang ia sedang memperhatikan Indro, Yap! Indro sedari tadi mondar mandir mencari tempat duduk, tapi semuanya sudah penuh.
"Pak, saya ga kebagian tempat duduk"ujar Indro
"Yasudah, itu ria sebelahnya kosong, duduk saja di situ, bolehkan ria?"tanya pak Iwan
Ria hanya mengangguk ia malas sekali berbicara hari ini
Indro pun akhirnya duduk di bangku sebelah ria. Ia baru engeh kalau ria tidak memakai kursi roda.
"Kaki Lo udah sembuh?"tanya Indro
"Udah"jawab ria dingin
Sudah 2 jam perjalanan, tapi belum juga sampai, dan murid-murid juga hampir semua tertidur. Kini tersisa Indro dan juga ria.
Tiba tiba tanpa izin dari ria, Indro menggenggam tangan ria.
"E-eh lepas, Lo apa-apaan sih!"berontak ria
"Plis, jangan diemin gue"lirih Indro terdegar sangat menyakitkan
"Lepas Indro!! Lepas ga!"kesal ria memberontak, Dan lagi-lagi tanpa persetujuan dari ria, ia memeluk tubuh ria.
"Hiks, Lo ga boleh jutek sama gue, Lo ga boleh diemin gue, gue ga bisa kalo terus-terusan Lo diemin, maafin gue"tangis Indro pun mulai pecah, tapi tak menganggu mereka yang sedang tertidur.
•••••••••••
Nah loh!
Vote!
Komen!
KAMU SEDANG MEMBACA
Ria, are you okay? [ END ]
Short StoryRia calista yang di butakan oleh cinta, hingga membuatnya menjadi jahat dan di benci oleh teman-teman dan sahabat karib dekatnya. Ria gadis cantik itu menyukai sahabatnya itu yang bernama Indro hidayah, Indro juga dulu sempat menyukai ria, namun ria...
![Ria, are you okay? [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/279412289-64-k774701.jpg)