Malam ini Ane sedang maraton drakor di kamarnya. Dia menonton drakor berjudul mas kupu-kupu atau nevertheless.
Posisi dia sekarang tengah tengkurapan di kasurnya.
Soal dimana keluarga nya dia juga tidak tahu, mungkin lagi pada sibuk. Dia tidak mempermasalahkan sih.
Sekarang lebih baik dia fokus nonton drakor. Ahhh beruntung nya disini ada WiFi gratis. Ya kalo gak ada sih itumah namanya gak mikir! Masa rumah bagus kagak ada WiFi mending bakar aja! Hehehehe.
Ayo yang punya rumah bagus tapi gak ada WiFi nya mending bakar aja -Ane
Sembarangan lo An- author
"Si na-bi mau aja digituin sama mas kupu-kupu" ucap Ane kesal karena menonton drakor
"Astaga dragon" lanjut Ane
"OMAEGAT!!" teriak spontan Ane saat melihat ada adegan kissing nya
"Anjir rasanya kissing gimana sih?" tanya Ane pada diri sendiri sambil menggigit jarinya kecil-kecil
"Pengen nyobain tapi sama siapa ya?"
"Rasanya apasi?"
"Kenapa orang-orang bisa kiss-kiss aja sih"
"Pengen nyobain sama jungkook"
"Tapi jungkook nya gamau sama gue nya"
"Kalo gue bisa nyobain kiss sama jungkook gue rela deh sholat 5 waktu tiap hari"
"Eh bentar-bentar.....tapi kan gue Kristen tolol! Gimana mau solat 5 waktu" oceh Ane sedari tadi
Ane masih melanjutkan nonton drakor nya "Ya Allah mak anakmu gakuat liat beginian huwaaaaa....."
Sadar atau tidak sedari tadi ada yang melihat tingkah Ane dikamar. Dia adalah Maven. Pulang dari main dengan temannya dia mendengar celotehan adiknya. Beruntung pintunya tidak terkunci jadi dia bisa masuk dengan sendirinya.
Maven lalu mendekat kearah kasur Ane.
"Dek" panggil lembut Maven
Ane lalu menengok "ehehehhe ada abang...kenapa kesini bang?" tanya Ane
"Emang nya gaboleh" balas Maven
"Ya boleh dong!" sahut Ane
Maven pun ikut tengkurapan dikasur adiknya "kamu daritadi nonton apa? Perasaan ngoceh mulu"
"Itu nonton drakor" balas Ane
Maven mengernyitkan alisnya "drakor? Oh abang ngerti, kamu pecinta oppa-oppa korea ya"
"Yadong apalagi babang jungkook" jawab Ane sambil senyum-senyum sendiri membayangkan jika ia dan joongkok kissing. Astaga ane pikiranmu kotor sekali wahai umat! Tapi pengen sih yakali enggak
"Hah jungkook?" tanya Maven sambil memicingkan matanya
Ane mengangguk semangat "iya my bebep jungkook" balas Ane senyum-senyum terus
"Jungkook kan kalo posisi kita lagi mau boker ya?" tanya Maven
"Ish Abang itu namanya jongkok! Bukan joongkok!" jawab Ane kesal
"Ya sama aja ajalah nyerempet dikit doang sama si jongkok" balas Maven
"Ya tetep beda Abang bacanya!" kesal Ane
"Heleh terserah! Pokoknya Abang maunya panggil jongkok aja" balas Maven tak mau kalah
"Ihh my husband aku masa dipanggil gitu sih" sahut Ane sambil mengerucutkan bibirnya kesal
Maven yang mendengar ucapan adiknya memutar bola matanya malas "My husband pala bapak kau botak! Masih kecil udah my husband-husband" ucap Maven
"Emang kepala Daddy botak ya?" tanya Ane dengan tampang lugu nya
"HAH?!" tanya Maven tidak paham
"Maksud kamu gimana sih dek, gagal paham abang" tanya Maven lagi
"Kan kata abang tadi yang pas kata pala bapak kau botak Nah sekarang aku tanya emang Daddy palanya botak?" tanya Ane penasaran
Maven mengusap wajahnya kasar, menanggapi adek polosnya ini memang perlu kesabaran extra.
"Itu kan cuma perumpamaan aja adek" balas Maven dengan gregetan dan hanya diangguki oleh Ane
Keadaan hening lagi dengan Ane yang masih fokus drakoran dan Maven yang sibuk nge-game diponsel.
"Abang!" Panggil Ane
"Kenapa?"tanya Maven yang masih fokus pada mobil legend nya
"Yang lain pada kemana kok sepi" ucap Ane yang matanya masih fokus pada laptop
"Sibuk kali" singkat Maven
"Oh" balas Ane sambil manggut-manggut kepalanya
Ane lalu kembali fokus ke laptopnya. Dia sekarang sedang menonton video yutub BTS.
"KYAAAA ANJAII MUKANYA JUNGKOOK MINTA DIKAWININ!"
"ASTAGA V TERLALU TAMPAN!"
"YAKK PARA SUAMIKU KENAPA TAMPAN SEKALI EPRIBADEH?"
"SENANGNYA PUNYA SUAMI 7 PADA AKUR SEMUA"
"ADUH MAS JUNGKOOK MELELEH AKU LIHATNYA"
"BEBEP JUNGKOOK AILOPENYOOO"
Maven sedari tadi mengerutkan keningnya mendengar teriakan berisik adeknya.
"Kenapa si dek?" tanya Maven
"Ini aku lagi liat para suamiku" balas Ane menunjukkan laptopnya dan terpampang wajah anggota BTS. Maven yang melihat itu memutar bola matanya jengah!
"Hilih prett!" sewot Maven
"Orang jelek diem ya!" peringat Ane
Maven melotot tidak terima dikatai jelek, padahal kalau dikampus dia termasuk mostwanted boy "anjir ganteng gini dibilang jelek, lagian Abang sama batues itu masih gantengan Abang tau!"
"Heh matamu batues! namanya Itu B.T.S" sahut Ane kesal karena idolnya diejek
Maven tak menanggapi ucapan adiknya. Dia sudah lelah berdebat dengan si boncel satu ini.
"Halah udahlah sekarang ayo tidur, udah malem nanti dimarah Daddy" ucap Maven yang sudah mulai ngantuk karena sudah jam 23.00
Ane pun langsung mematikan laptopnya dan tidur rebahan dikasurnya diikuti Maven yang tidur disamping adiknya. Maven pun memeluk Ane erat.
Ane yang dipeluk hanya diam saja. Namun seketika sekelebat bayangan tadi dia menonton drakor muncul dipikirannya. Mukanya tiba-tiba memerah karena melihat adegan tadi.
"Abang?" panggil Ane disela pelukan erat Maven
"Hmm"balas Maven singkat
"Rasanya kissing gimana ya?" tanya Ane penasaran
"HAH?!"
#$
Gimana gaes buat part ini?
Terimakasih udah baca cerita gabut gue!
Sayang kalian banyak-banyak 😜💖
See you next chapter!👋✍️
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed Soul
FanfictionMungkin cerita transmigrasi udah terdengar klasik tapi cerita disini mungkin beda dari yang lain! Bercerita tentang seorang gadis cantik bergelimang harta bernama Zeanna Aurencia Hilton yang bertransmigrasi ke tubuh gadis panti asuhan. Terdengar kon...
